Bremen, Jerman – Untuk kedua kalinya pada tahun ini, Eintracht Frankfurt kembali menutup salah satu pertandingannya dengan hasil sengit 3-3.
Kali ini, kedudukan tersebut merupakan skor akhir dalam pertemuannya dengan Werder Bremen, yang digelar pada Sabtu (17/01/26)
Tanpa basa-basi, Frankfurt, yang mencari kemenangan pertamanya di 2026, langsung membuka papan skor dengan serangan pertamanya di detik-detik pembukaan laga.
- 1′: Ritsu Doan menyajikan sebuah umpan cantik yang melayang menuju Nathaniel Brown.
- Kemudian, dengan sundulannya, Brown meneruskan bola tersebut kepada Arnaud Kalimuendo, yang menuntaskannya dengan sebuah tendangan jitu dari jarak dekat.
Bremen jelas sempat dikejutkan oleh gol kilat tersebut. Akan tetapi, secara perlahan, sang tuan rumah mulai menemukan ritme permainannya dan memberikan sambutan tegas kepada para pendatang.
Kesabaran Bremen dihadapan lawannya terbayar manis tepat sebelum setengah jam waktu pertandingan, ketika mereka sukses menyamakan keadaan di papan skor.
- 29′: Yukinari Sugawara mengirim sebuah umpan tajam yang menerobos lini belakang Frankfurt dan diterima oleh Justin Njinmah.
- Dengan penuh ketenangan, Njinmah mempertahankan diri dari tekanan lawannya dan berhasil mengarahkan sebuah tembakan melewati kiper Kaua Santos.
Gol Njinmah menjadi sumber kepercayaan diri bagi Bremen, yang bermain dengan semangat tinggi hingga akhir babak pertama.
Tetapi, meskipun tempo positif mereka masih bertahan dalam babak kedua, Bremen untuk kedua kalinya kembali tertinggal dalam papan skor.
- 56′: Fares Chaibi melambungkan sebuah umpan ke dalam kotak penalti, yang untungnya berhasil dituntaskan oleh Nnamdi Collins.

Sudah terlihat jelas bahwa kontes antara kedua kubu tersebut akan berjalan dengan sangat ketat.
Keunggulan skor untuk saat ini mungkin dipegang oleh para pendatang, akan tetapi, pertandingan ini masih terbuka lebar untuk semua pihak.
Dan tentunya, hal tersebut dibuktikan oleh Bremen, tepat ketika laga memasuki masa penutupan. Dengan dua gol dalam rentang waktu singkat, Bremen membalikkan keadaan skor dan kini kembali memegang harapan.
- 78′: Dari bagian sayap kiri, Samuel Mbangula mengirim sebuah umpan lambung sempurna yang tidak disia-siakan oleh Jens Stage.
- 80′: Romano Schmid, yang berada di bawah tekanan berat dari pengawalnya selagi menerjang gawang Frankfurt, mengambil keputusan untuk mengalihkan bola kepada Jovan Milosevic.
- Dengan seluruh perhatian pertahanan Frankfurt yang masih berada di Schmid, Milosevic mampu melepaskan tembakan akurat menuju gawang kosong.
Weserstadion kini diguncangkan oleh selebrasi meriah pendukung Bremen, yang merayakan comeback tim kesayangannya.
Namun, para suporter tuan rumah terdiam ketika Frankfurt, yang masih belum patah semangat, menciptakan keajaibannya sendiri pada menit-menit terakhir pertandingan.
- 90+4′: Gol Ansgan Knauff, yang dibantu oleh umpan silang Ayoube Amaimouni-Echghouyab, pada awalnya dinyatakan tidak sah, setelah bola dianggap telah melewati garis lapangan.
- Akan tetapi, Frankfurt melepaskan nafas lega ketika VAR memberikan keputusan untuk meresmikan gol tersebut.
Lantas, kontes menegangkan ini ditutup dengan gaya yang sangat dramatis. Kedua tim jelas kecewa bahwa mereka hanya mampu mengantongi satu poin, namun bagi para penonton, pertarungan tersebut penuh dengan aksi memukau yang selalu menghidupkan atmosfer di seluruh stadion.
Karena mereka hanya mampu meraih satu poin dari laga ini, Frankfurt dan Bremen masing-masing masih tertahan di posisi ke-7 dan ke-12 dalam papan klasemen Bundesliga.
Frankfurt, yang sampai saat ini belum mencantumkan sebuah kemenangan di tahun baru, mungkin akan menemukan keberuntungan di Champions League, dalam kunjungannya menuju markas Qarabag. (VT)
Baca juga :





