Berlin, Jerman – Kunjungan Eintracht Frankfurt menuju ibukota Jerman pada Sabtu (07/02/26) berakhir yang sangat dramatis.
Usai ditahan oleh sang tuan rumah, Union Berlin, dalam sebagian besar jalan laga, Frankfurt mengklaim sebuah gol manis dalam masa penutupan pertandingan. Namun, keberuntungan masih belum berpihak dengan Frankfurt.
Dalam waktu singkat, kemenangan yang baru muncul di depan mata para pendatang musnah ketika Union Berlin menyelamatkan nyawanya dari titik putih, dan memaksa kedua pihak menuju hasil imbang 1-1.
Sepanjang babak pertama, Frankfurt tampil sebagai tim yang jauh lebih dominan. Stadion An de Alten Forsterei menjadi taman bermain pribadi sang tamu.
Akan tetapi, meskipun tidak pernah menjadi ancaman berarti bagi lawannya, barisan pertahanan Union Berlin selalu tampil tangguh di hadapan serangan Frankfurt.
Lantas, meskipun mereka mengendalikan tempo permainan dengan tangan besi, Frankfurt terpaksa menutup babak pertama dengan kantong hampa.
Periode awal babak kedua berjalan tanpa banyak aksi dari kedua pihak. Frankfurt, yang sebelumnya aktif mencari kesempatan di depan gawang tuan rumah, baru mengembalikan ketajamannya pada masa penghujung pertandingan.
Seluruh kerja keras dan kesabaran Frankfurt pada akhirnya terbayar dalam menit-menit terakhir pertemuan ini.
- Ketika umpan silang Ayoube Amaimouni-Echghouyab masih aktif di daerah berbahaya, Nathaniel Brown langsung melintas ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan jitu yang terbang menghantam gawang tuan rumah. (83’)
Sayangnya, di tengah selebrasi meriah Frankfurt, sebuah malapetaka menghantam sang tamu.

- Bencana Frankfurt dimulai ketika Oscar Hojlund menerima kartu kuning keduanya pada menit ke-86, setelah ia melanggar Rani Khedira di daerah terlarang.
- Lantas, selain kehilangan salah satu pemain krusial dalam momen kritis ini, Frankfurt juga menggigit jari ketika tuan rumah menerima hadiah tendangan penalti.
- Union Berlin mempercayakan tugas tersebut kepada Leopold Querfeld, yang mampu menyelipkan tembakannya melewati jari kiper Kaua Santos. (87’)
Dalam momen sekilas, selebrasi Frankfurt berubah menjadi gelengan kepala penuh kekecewaan.
Frankfurt tidak mampu mengembalikan keunggulannya dalam waktu singkat sebelum penutupan laga, dan pada akhirnya, mereka harus puas berbagi rampasan poin dengan Union Berlin.
Hasil tersebut setidaknya masih dipandang dengan positif oleh Albert Riera, yang beberapa hari lalu baru menjabat sebagai pelatih Frankfurt.
Meskipun ia gagal mengamankan tiga poin dalam debutnya di Bundesliga, pelatih asal Spanyol tersebut tetap memuji penampilan pemain asuhannya.
“Saya senang dengan energi dan semangat para pemain saya.” puji Riera, dikutip dari Situs Resmi Eintracht Frankfurt.
“Kami mendominasi dan tahu kapan harus menyerang dan kapan harus bertahan. Saya melihat banyak hal positif, tetapi jelas kami bisa berbuat lebih baik lagi.”
Frankfurt, yang saat ini masih tertahan di posisi ketujuh dalam papan klasemen Bundesliga, harus terus bekerja keras apabila mereka ingin mengklaim kemenangan pertama bersama pelatih barunya, dalam pertandingan berikutnya melawan Borussia Monchengladbach. (VT)
Baca juga :





