Juventus Nyaris Terkapar vs Lazio, Sebelum Sundulan Maut Kalulu Mengubah Takdir!

Serie A: Drama 96 Menit, Pierre Kalulu Paksa Lazio Batalkan Pesta Kemenangan Setelah Imbang 2-2

Turin, Italia Juventus nyaris menelan pil pahit di kandang sendiri sebelum akhirnya Pierre Kalulu muncul sebagai pahlawan pada masa injury time.

Bertanding pada pekan ke-24 Serie A, Senin (09/02/26) dinihari, Si Nyonya Tua berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Lazio lewat gol dramatis di menit ke-96.

Laga ini menjadi panggung ketangguhan mental skuad asuhan Luciano Spalletti. Meski sempat tertinggal dua gol akibat penyelesaian klinis Pedro dan Gustav Isaksen, Juventus menolak menyerah.

Gol balasan dari Weston McKennie dan sundulan telat Kalulu memastikan satu poin tetap bertahan di Turin dalam laga yang penuh drama hingga detik terakhir.

Dominasi Terbentur Tembok Kokoh

Sejak peluit pertama dibunyikan, Juventus sebenarnya memegang kendali penuh. Andrea Cambiaso dan Teun Koopmeiners berkali-kali meneror pertahanan lawan.

Namun kiper Lazio, Ivan Provedel, tampil bak raksasa di bawah mistar. Petaka justru datang bagi tuan rumah lewat serangan balik kilat.

  • Kebuntuan Pecah: Pedro Rodriguez membawa Lazio unggul sebelum turun minum meski Juventus mendominasi penguasaan bola.
  • Kejutan Babak Kedua: Gustav Isaksen menggandakan keunggulan tim tamu melalui serangan balik cepat dua menit setelah babak kedua dimulai.
  • Asa dari McKennie: Menit ke-59, Weston McKennie memperkecil ketertinggalan 1-2 setelah memaksimalkan umpan silang akurat Cambiaso.
  • Puncak Drama: Menit ke-96, Jeremie Boga mengirimkan umpan lambung yang disambut sundulan maut Pierre Kalulu untuk menyamakan kedudukan.
Juventus vs Lazio – Foto: Dok. Juventus

Juventus menunjukkan karakter “pantang mati” yang menjadi identitas mereka. Kenan Yildiz menjadi motor serangan utama yang terus menekan, memaksa barisan pertahanan Lazio bekerja ekstra keras hingga menit akhir.

Meski Lois Openda membuang dua peluang emas di detik-detik penutup, hasil imbang ini dirasa cukup adil melihat perjuangan keras kedua tim.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas anak asuhnya yang tidak panik meski berada dalam posisi terjepit.

“Anak-anak bermain luar biasa, mereka memberikan segalanya. Ketika situasi menjadi sulit, kamu harus punya kepribadian dan kejernihan pikiran untuk membuat pilihan yang tepat tanpa menjadi panik. Dalam sepakbola, pemenangnya adalah dia yang bisa mengantisipasi apa yang akan terjadi selanjutnya,” ujar Spalletti dikutip dari Situs Resmi Juventus.

Hasil imbang ini memberikan pesan kuat bahwa Juventus memiliki kedalaman skuad dan mentalitas, dan 1 poin ini sangat berarti bagi Si Nyonya Tua untuk terus menempel ketat persaingan di zona Liga Champions. (*)

Hasil Lainnya Serie A :

  • Bologna vs Parma Calcio: 0-1
  • Lecce vs Udinese: 2-1

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *