Paris Saint-Germain Gagal Penalti, Tertinggal 0-2, Tapi AS Monaco Yang Justru Menangis!

Champions League: Comeback Fantastis di Stade Louis, PSG Bungkam Monaco 3-2, Desire Doue Pahlawan

Monaco, Prancis – Drama luar biasa tersaji di Stade Louis II pada Rabu (18/02/26) dinihari.

Juara bertahan Eropa, Paris Saint-Germain (PSG), berhasil membalikkan keadaan secara heroik dan mengamankan kemenangan 3-2 atas AS Monaco dalam laga leg pertama play-off Liga Champions UEFA.

Sempat tertinggal 0-2 di awal laga dan gagal mengeksekusi penalti, mentalitas baja tim asuhan Luis Enrique menjadi kunci kemenangan krusial ini.

Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa. Bagi PSG, Monaco adalah kerikil tajam yang sempat mengalahkan mereka di Ligue 1 musim ini.

Namun, ambisi mengamankan tiket babak 16 besar membuat Les Parisiens tampil habis-habisan, meski sempat tertekan atmosfer panas di markas tim berjuluk Rouge et Blancs tersebut.

Mimpi Buruk 18 Menit Awal

Laga baru berjalan satu menit, publik tuan rumah langsung bersorak.

  • Serangan balik cepat Monaco yang diinisiasi Caio Henrique berhasil dimanfaatkan Folarin Balogun menjadi gol pembuka.
  • PSG yang tersentak mencoba membalas melalui Kvaratskhelia dan Joao Neves, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang terbuang percuma.
  • Petaka bagi Paris kembali datang di menit ke-18. Folarin Balogun mencetak brace (gol kedua) setelah menerima umpan matang dari Maghnes Akliouche, menaklukkan kiper Matvey Safonov, dan membuat skor menjadi 2-0.

Situasi semakin pelik bagi PSG, ketika Vitinha gagal mengeksekusi penalti di menit ke-22 setelah tembakannya ditepis kiper Philipp Kohn.

Titik Balik Desire Doue

Perubahan taktik dilakukan Luis Enrique dengan memasukkan Desire Doue. Keputusan ini terbukti jenius.

  • Gol Pembangkit Semangat: Menit ke-29, Desire Doue memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah menerima umpan Bradley Barcola.
  • Selebrasi Penampilan ke-50: Achraf Hakimi menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-41, menyambar bola muntah hasil tembakan keras Doue.
  • Keuntungan Jumlah Pemain: Gelandang Monaco, Aleksandr Golovin, menerima kartu merah di awal babak kedua (48′) akibat tekel keras.
  • Gol Kemenangan: Desire Doue mencetak gol keduanya di menit ke-67, setelah kerja sama apik Kvaratskhelia, Hakimi, dan Zaire-Emery.
Paris Saint-Germain vs Marseille – Foto: Dok. PSG

Pasca-pertandingan, Pelatih PSG, Luis Enrique mengakui kepada PSG TV, bahwa laga ini penuh dengan tekanan mental, terutama karena PSG dihuni banyak pemain muda.

“Ini adalah perjuangan yang luar biasa. Sangat sulit untuk bangkit setelah tertinggal 0-2 dan gagal penalti. Namun, kemenangan ini adalah untuk suporter kami yang luar biasa. Meski kami di bawah tekanan besar sebagai juara bertahan, para pemain menunjukkan bahwa mereka layak menang,” ujar Enrique.

Desire Doue sang pahlawan malam itu yang terpilih sebagai MVP (Pemain Terbaik), juga mengekspresikan kegembiraannya.

“Tujuannya adalah menang, dan saya sangat senang dengan performa saya. Kami menunjukkan semangat juang yang besar malam ini,” tambahnya dikutip dari Situs Resmi PSG.

Kemenangan 3-2 ini memberikan modal berharga bagi PSG, saat menjamu Monaco di Parc des Princes nanti. Meski unggul agregat, lini pertahanan PSG tetap menjadi catatan karena mudah ditembus melalui serangan balik cepat di menit-menit awal.

Kini, fokus beralih ke laga domestik melawan FC Metz, sebelum mereka benar-benar mengunci tiket 16 besar di Paris. (*)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *