Bergamo, Italia – Borussia Dortmund resmi angkat koper dari UEFA Champions League setelah dihantam badai dramatis di markas Atalanta.
Bertanding dalam laga leg kedua babak play-off pada Kamis (26/02/26), skuat asuhan Kovac menyerah dengan skor telak 4-1 (Agregat 4-3).
Sempat membuka harapan lewat gol Karim Adeyemi, langkah Die Borussen justru karam di masa injury time akibat kombinasi fatal.
Tendangan tumit berujung penalti, kartu merah untuk pemain di bangku cadangan, dan kartu kuning kedua yang mengusir bek mereka dari lapangan.
Pertandingan di Gewiss Stadium ini menjadi antiklimaks bagi Dortmund yang datang dengan modal kemenangan 2-0 di leg pertama.
Atalanta, yang tampil dengan intensitas kesetanan sejak menit awal, berhasil membalikkan keadaan sekaligus memastikan tiket ke babak gugur.
Saat Keunggulan Menguap
Atalanta tidak memberikan waktu bagi Dortmund untuk bernapas. Sektor kanan pertahanan Dortmund menjadi bulan-bulanan Nicola Zalewski dkk.
- Hanya dalam waktu lima menit, Gianluca Scamacca sudah membobol gawang Gregor Kobel, memanfaatkan umpan silang Lorenzo Bernasconi.
- Tepat sebelum turun minum, petaka kedua datang. Tembakan David Zappacosta membentur badan Ramy Bensebaini yang membuat bola berbelok arah dan bersarang di pojok gawang.
Dalam 45 menit, keunggulan dua gol Dortmund di leg pertama resmi sirna. Memasuki babak kedua, Dortmund mencoba bangkit namun keberuntungan seolah enggan singgah.
- Maximilian Beier hampir saja menjadi pahlawan jika tembakannya di menit ke-54 tidak membentur tiang gawang.
- Sebaliknya, Atalanta justru memperlebar jarak menjadi 3-0 lewat sundulan Mario Pasalic di menit ke-57.
- Kovac kemudian memasukkan Karim Adeyemi sebagai kartu as. Hasilnya instan; di menit ke-75, Karim Adeyemi mencetak gol indah setelah bekerja sama dengan Chukwuemeka.
Skor 1-3 (agregat 3-3) membuat laga seolah akan berlanjut ke perpanjangan waktu.
Baca juga : Sambutan Ganas Signal Iduna Park! Tendang Atalanta, Dortmund Unggul Agregat!

Tumit Bensebaini & Kartu Merah
Saat laga tampak akan berakhir imbang secara agregat, sebuah insiden “berdarah” terjadi di menit ke-90+8.
Ramy Bensebaini mencoba membuang bola dengan tumitnya di area terlarang, namun kakinya justru menghantam kepala Nikola Krstovic. Melalui tinjauan VAR, wasit memberikan keputusan yang menghancurkan mental Dortmund.
- Kartu Kuning Kedua (Kartu Merah) untuk Ramy Bensebaini.
- Kartu Merah untuk Nico Schlotterbeck (meskipun ia sedang berada di bangku cadangan karena protes keras).
- Penalti untuk Atalanta yang dieksekusi sempurna oleh Lazar Samardzic.
Skor berakhir 4-1, dan Dortmund harus pulang dengan kepala tertunduk. Tersingkirnya Dortmund dari kompetisi Eropa meninggalkan luka dalam, terutama karena cara kekalahan yang begitu menyakitkan di menit-menit akhir.
Namun, mereka tidak punya waktu untuk meratap. Dortmund harus segera memulihkan mental karena akan menghadapi laga bertajuk Derby Klasiker melawan FC Bayern Munich sudah menanti. (*)
Baca juga :





