Jakarta – Kerinduan masyarakat untuk merayakan Idulfitri di kampung halaman kini mendapat angin segar.
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi meluncurkan program Mudik Gratis 2026 dengan menyiagakan 401 unit bus untuk mengangkut 15.834 penumpang ke 34 kota tujuan di seluruh Indonesia.
Pendaftaran akan dibuka secara daring mulai 1 Maret 2026 melalui laman resmi nusantara.kemenhub.go.id.
Langkah ini diambil pemerintah untuk menekan angka kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan jaminan keselamatan bagi pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman dengan nyaman dan tanpa biaya.
Siapa Cepat, Dia Dapat
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menekankan bahwa proses registrasi tahun ini dilakukan sepenuhnya secara digital.
Hal ini bertujuan untuk menjaga transparansi dan mempermudah akses bagi siapa saja, di mana saja.
“Pendaftaran akan ditutup seketika saat kuota telah terpenuhi,” ujar Aan dalam pernyataan resminya, Kamis (26/2/2026).
Mengingat tingginya antusiasme setiap tahun, masyarakat diimbau untuk bersiap sebelum situs resmi dibuka pada awal Maret mendatang.
Dari Sumatra hingga Jawa
Program Mudik Gratis 2026 tidak hanya menyasar kota-kota besar di Pulau Jawa, tetapi juga menjangkau 10 provinsi berbeda. Berikut adalah detail sebaran wilayahnya:
- Rute Sumatra: Meliputi kota-kota besar seperti Aceh, Medan, dan Padang.
- Rute Jawa: Mencakup destinasi favorit seperti Solo, Yogyakarta, hingga Tulungagung.
- Fasilitas Arus Balik: Kemenhub menyiapkan 12 kota keberangkatan di 8 provinsi untuk memfasilitasi warga kembali ke kawasan Jabodetabek.
- Pengangkutan Motor: Tersedia 8 unit truk khusus yang siap mengangkut 240 unit sepeda motor dengan rute tujuan Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Perjalanan mudik bareng ini direncanakan berangkat secara bertahap selama tiga hari, yakni pada 16 hingga 18 Maret 2026.
Titik keberangkatan dipusatkan di beberapa terminal utama, antara lain Terminal Pondok Cabe, Jatijajar, Pulogebang, Kampung Rambutan, dan Poris Plawad. Sedangkan untuk arus balik, armada akan mulai beroperasi pada 25 Maret 2026.
Keamanan menjadi prioritas utama. Aan memastikan bahwa seluruh bus yang beroperasi telah melewati prosedur ramp check atau inspeksi keselamatan yang ketat.
“Kami memastikan kondisi bus dan pengemudi dalam keadaan prima sebagai bentuk mitigasi risiko kecelakaan di jalan raya,” tambahnya.
Menjemput Kemenangan dengan Aman
Program ini bukan sekadar mobilisasi massa, melainkan wujud kehadiran negara dalam merajut kembali silaturahmi yang sempat terhalang jarak dan biaya.
Dengan beralih dari sepeda motor ke bus gratis, masyarakat tidak hanya menghemat kantong, tetapi juga menyelamatkan nyawa di jalan raya.
Persiapkan dokumen Kamu, pastikan koneksi internet stabil pada 1 Maret nanti, dan jadilah bagian dari perjalanan penuh makna menuju hari yang fitri.
Karena sejatinya, perjalanan pulang terbaik adalah perjalanan yang membawa kita sampai ke pelukan keluarga dengan selamat dan bahagia.(NR)





