Dominasi Total Berujung Sial, Aston Villa Dibungkam Wolverhampton di Kandang!

Liga Inggris: Molineux Masih Angker, Bola Sudah Lewati Kiper Tapi Masih Gagal Gol, The Villans vs Wolves 0-2

Wolverhampton, Inggris – Guyuran hujan deras di Stadion Molineux pada Sabtu (28/02/26) dinihari, ikut menyaksikan runtuhnya tren positif Aston Villa.

Bertajuk Derby Midlands, tuan rumah Wolverhampton Wanderers sukses membungkam ambisi skuad Unai Emery dengan skor meyakinkan 0-2.

Kekalahan ini menjadi penegasan dominasi Wolves, yang membuat Villa hanya mampu menang sekali dalam sembilan kunjungan terakhir mereka ke markas The Wanderers.

Frustrasi Villa di Molineux

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi khas derby. Aston Villa sebenarnya menguasai jalannya babak pertama.

Baru tujuh menit berjalan, Pau Torres hampir saja membawa Villa unggul andai sundulannya tidak berbelok arah. Douglas Luiz dan Morgan Rogers juga berkali-kali memaksa kiper Jose Sa melakukan penyelamatan gemilang.

Namun, penguasaan bola Villa terasa hambar. Memasuki babak kedua, ritme permainan mulai terganggu oleh taktik Wolves dan kondisi lapangan yang basah.

  • Gol Pembuka Dramatis: Joao Gomes memecah kebuntuan di menit ke-61 lewat tendangan yang membentur mistar gawang sebelum masuk ke gawang Alexander Nubel.
  • Drama Garis Gawang: Villa tertinggal 1-0 dan mulai panik. Amadou Onana nyaris menyamakan kedudukan di masa injury time, namun bola disapu tepat di garis gawang oleh Yerson Mosquera.
  • Serangan Balik Mematikan: Saat Villa menekan habis-habisan, Wolves justru mengunci kemenangan lewat gol Rodrigo Gomes di menit ke-90+8.
  • Rotasi Emery: Keputusan Unai Emery memanggil kembali Pau Torres, Lucas Digne, dan Jadon Sancho ke starting XI belum mampu menembus pertahanan rapat tuan rumah.
Aston Villa vs Wolverhampton Wanderers – Foto: Dok. Aston Villa

Pasca-pertandingan, Pelatih Aston Villa, Unai Emery tampak tak bisa menyembunyikan kekecewaannya namun tetap meminta skuadnya untuk tetap solid.

Kepada Villa TV, Emery mengakui bahwa Molineux selalu menjadi tempat yang menyulitkan bagi timnya.

“Kami telah kalah tiga kali dan imbang sekali di sini. Cara kami bermain di babak pertama benar-benar fantastis. Kami mendominasi dan menciptakan peluang yang cukup untuk mencetak gol. Namun, gol mereka mengubah segalanya. Setelah itu, ritme kami selalu terhenti,” ungkap Emery.

Meskipun kalah, Emery menekankan pentingnya persatuan. Ia mengingatkan bahwa kekalahan ini baru yang kedua dalam 12 pertandingan tandang terakhir mereka di semua kompetisi.

Tidak ada waktu bagi Aston Villa untuk meratapi kekalahan di derby lokal ini. Rekor lima pertandingan tandang tak terkalahkan mereka memang telah berakhir, namun tantangan besar lainnya sudah di depan mata.

The Villans dijadwalkan akan menjamu Chelsea di Premier League, dan laga tersebut akan menjadi ujian mental bagi skuad Emery. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *