Manchester, Inggris – Drama, kontroversi VAR, hingga aksi heroik sang mantan menghiasi kemenangan dramatis Manchester United 2-1 atas Crystal Palace di Old Trafford, Minggu (02/03/26) malam.
Sempat tertinggal di babak pertama, skuad asuhan Michael Carrick berhasil membalikkan keadaan setelah tim tamu bermain dengan 10 orang.
Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi Setan Merah di peringkat ketiga klasemen Premier League.
Awal Horor di Theater of Dreams
Laga baru berjalan empat menit, publik Old Trafford sudah dibuat terdiam. Berawal dari sepak pojok Brennan Johnson, Maxence Lacroix yang lolos dari kawalan Leny Yoro berhasil menanduk bola ke tiang jauh.
Skor 1-0 untuk Crystal Palace. United tampil lesu sepanjang babak pertama. Alur serangan yang dibangun Bruno Fernandes dkk seolah membentur tembok kokoh.
Ditambah lagi, Luke Shaw harus ditarik keluar lebih awal karena cedera, memaksa Noussair Mazraoui turun lebih cepat untuk menjaga sisi kiri pertahanan.
Hingga turun minum, Palace yang tampil spartan layak mempertahankan keunggulan mereka.
Drama VAR & Kartu Merah
Memasuki babak kedua, Michael Carrick tampaknya memberikan “terapi mesin cuci” di ruang ganti. United tampil jauh lebih agresif.
- Puncaknya terjadi pada menit ke-52 saat Matheus Cunha dijatuhkan oleh Lacroix di area terlarang.
- Setelah pengecekan VAR yang memakan waktu lama untuk menentukan lokasi pelanggaran, wasit Chris Kavanagh akhirnya menunjuk titik putih sekaligus mengusir Lacroix dengan kartu merah langsung.
- Bruno Fernandes yang maju sebagai algojo melepaskan tembakan dingin yang mengecoh Dean Henderson. Skor berubah 1-1, dan momentum beralih total ke tangan Setan Merah.

Bermain unggul jumlah pemain, United mengurung pertahanan The Eagles. Di menit ke-65, sebuah umpan silang cantik dari Bruno Fernandes berhasil disambut dengan tandukan bertenaga oleh Benjamin Sesko.
Bola meluncur deras ke pojok bawah gawang tanpa mampu dihalau Henderson. Meski sudah unggul, laga tetap mendebarkan.
Dean Henderson seolah ingin membuktikan bahwa United salah telah melepasnya. Ia melakukan penyelamatan spektakuler saat menepis tendangan roket Amad Diallo dan voli jarak dekat Casemiro.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah. Manchester United kini mencatatkan rekor 11 laga tak terkalahkan di bawah komando Carrick.
Sebaliknya, Oliver Glasner harus menerima kenyataan pahit bahwa satu kesalahan individu (kartu merah) mampu meruntuhkan dominasi yang mereka bangun di 45 menit pertama.
Dengan performa Sesko yang kian tajam dan kepemimpinan Bruno yang stabil, Setan Merah kini terbang tinggi menuju St. James’ Park tengah pekan depan dengan kepercayaan diri penuh. (*)
Baca juga :





