Molineux Kuburan Juara Bertahan, Liverpool ‘Alergi’ Cetak Gol, Runtuh di Tangan Wolves!

Liga Inggris: Tragedi Menit 94, The Reds 'Dikutuk' Skema Open Play, Wolves Pesta Dengan Skor 2-1

Wolverhampton, Inggris – Ada sebuah pepatah lama di sepakbola: “Jika Anda tidak bisa memanfaatkan peluang, bersiaplah untuk dihukum.”

Liverpool baru saja merasakan pedihnya pepatah itu secara nyata, di bawah lampu sorot Stadion Molineux pada Rabu (04/03/26) dinihari.

Sang juara bertahan Premier League harus berlutut di hadapan sang juru kunci klasemen sementara, Wolverhampton Wanderers dengan skor 1-2 lewat drama yang baru meledak di 15 menit terakhir.

Pertandingan ini awalnya terlihat seperti laga membosankan yang akan berakhir tanpa gol. Namun, sepakbola selalu punya cara untuk menulis naskah yang kejam.

Saat Liverpool mendominasi bola namun tumpul di depan gawang, Wolves justru menunjukkan cara efektif untuk membunuh raksasa.

Dua Wajah Berbeda

Babak pertama hanyalah sesi pemanasan yang berjalan statis. Liverpool menguasai bola, Wolves menunggu dengan disiplin.

Namun, begitu masuk babak kedua, pertandingan berubah menjadi kekacauan yang indah bagi penonton netral.

Liverpool sempat bersorak saat sontekan Gakpo meluncur ke gawang, namun dentuman bola mengenai mistar gawang membungkam harapan mereka.

  • Petaka dimulai pada menit ke-78. Rodrigo Gomes mencuri gol pembuka memanfaatkan assist tolu Arokodare. Stadion Molineux pun meledak.
  • Namun euforia dan keunggulan itu hanya bertahan 5 menit, sebelum akhirnya disamakan sang raja Mesir, Mohamed Salah, pada menit ke-83 lewat aksi solo yang klinis.

The Reds merasa di atas angin, mereka menyerang total. Van Dijk punya peluang memenangkan laga lewat kepalanya, namun Jose Sa sedang dalam mode “tembok raksasa”.

Kutukan Menit Tambahan

Wolverhampton Wanderers vs Liverpool – Foto: Dok. Wolverhampton

Saat semua orang mengira satu poin akan dibawa pulang ke Anfield, Molineux kembali pecah. Di menit ke-94, serangan balik Wolves diakhiri dengan tendangan jarak jauh Andre.

Bola yang seharusnya bisa diamankan, mengenai Joe Gomez, berubah arah, dan bersarang ke pojok gawang. Alisson hanya bisa terpaku melihat pesta gila di tribun tuan rumah.

Pelatih Liverpool, Arne Slot tak bisa menyembunyikan kekecewaannya, dan menyebut ini sebagai “rangkuman musim Liverpool” yang selalu kesulitan mengonversi peluang open play dilansir dari Situs Resmi Liverpool.

“Cerita lama yang terulang kembali. Belakangan ini kita dapat poin karena sering cetak gol dari bola mati, tapi yang tidak berubah dalam 5-7 laga terakhir adalah kita sangat susah cetak gol dari skema permainan terbuka (open play), meski peluangnya ada. Kita punya penguasaan bola banyak, tapi hasil akhirnya kita cuma cetak satu, mereka dua.”

Wolverhampton Wanderers vs Liverpool – Foto: Dok. Wolverhampton

Sebaliknya, Manajer Wolverhampton, Rob Edwards mengakui kemenangan ini hampir membuat jantungnya copot, namun ia sangat menikmati momen “pembunuhan raksasa” ini.

“Ini tidak bagus buat jantung saya, tapi saya bisa terbiasa dengan ini. Rasanya luar biasa. Di awal laga kita main bagus dengan bola. Liverpool mulai mengontrol laga, tapi kita bertahan disiplin agar skor tetap 0-0 sampai jeda. Kami tahu di babak kedua kami bisa berkembang karena tekanan ada di lawan, mereka akan mulai terbuka dan meninggalkan celah. Kami harus menikmati momen ini,” ujar Edwards dikutip dari Situs Resmi Wolverhampton.

Tidak ada waktu bagi Liverpool untuk meratapi nasib. Uniknya, jadwal musim ini memaksa mereka kembali ke stadion yang sama, Molineux, untuk ajang FA Cup.

Apakah ini akan menjadi ajang balas dendam, atau justru panggung bagi Wolves untuk kembali mempermalukan sang juara ? Tulis prediksi Anda di kolom komentar! (*)

Hasil Lainnya Liga Inggris : 

  • Brentford vs Bournemouth: 0-0
  • Everton vs Burnley: 2-0
  • Leeds United vs Sunderland: 0-1

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *