Barcelona, Spanyol – Di tengah hiruk-pikuk perburuan gelar, Barcelona berhasil memetik poin penuh, namun harus kehilangan salah satu punggawa dalam prosesnya.
FC Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen La Liga, setelah menundukkan Celta Vigo dengan skor tipis 1-0 pada laga tengah pekan, Kamis (23/04/26) dinihari.
Penalti dingin dari Lamine Yamal di babak pertama, memastikan tim asuhan Hansi Flick menjaga keunggulan sembilan poin atas Real Madrid dengan sisa enam pertandingan menuju tangga juara.
Meski sukses mempertahankan rekor kemenangan 100 persen di kandang, suasana di ruang ganti Blaugrana diselimuti kekhawatiran besar.
Lamine Yamal terpaksa ditarik keluar lapangan sesaat setelah mencetak gol akibat cedera otot, menyusul Joao Cancelo yang lebih dulu tumbang.
Kemenangan ini membawa Barca selangkah lebih dekat ke gelar liga ke-29, namun tantangan besar menanti jika mereka harus finis tanpa sang wonderkid.
Interupsi Medis dan Kontroversi VAR
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Celta Vigo, yang ambisius mengejar tiket kompetisi Eropa, tampil berani dan memaksa kiper Joan Garcia jatuh bangun melakukan penyelamatan gemilang.
- Ketegangan baru pecah pada menit ke-40 ketika wasit menunjuk titik putih setelah Lamine Yamal dijatuhkan secara kasar di kotak terlarang.
- Yamal sendiri yang maju sebagai eksekutor. Dengan ketenangannya, ia menyarangkan bola ke gawang Ionut Radu.
- Namun, perayaan gol itu berubah menjadi kesedihan saat Yamal tersungkur memegangi kakinya.
- Cedera otot memaksa remaja berusia 18 tahun itu tertatih keluar lapangan, meninggalkan lubang besar di lini serang Barca yang sebelumnya sudah kehilangan Cancelo akibat masalah paha.
Pertandingan babak pertama sempat terhenti hampir setengah jam karena insiden medis di tribun penonton. Fokus stadion beralih sejenak dari lapangan hijau untuk memberikan pertolongan kepada seorang suporter.
Memasuki babak kedua, drama kembali berlanjut. Barcelona sebenarnya sempat menggandakan keunggulan melalui tendangan voli indah Ferran Torres yang memanfaatkan umpan matang Pedri.
Namun, setelah tinjauan VAR yang memakan waktu lama dan penuh keraguan, gol tersebut akhirnya dianulir.
Keputusan ini memaksa Barca bermain lebih pragmatis dan bertahan total demi mengamankan skor tipis hingga peluit panjang berbunyi.
Keberhasilan meredam agresivitas Celta Vigo membuktikan kedewasaan taktik Barcelona musim ini. Meski ditekan habis-habisan di menit-menit akhir oleh tim tamu, lini belakang Catalan tetap tampil disiplin dan rapat.
Sembilan poin yang memisahkan mereka dengan rival abadi menjadi modal yang sangat kuat, namun sisa enam laga ke depan akan terasa seperti final jika krisis cedera pemain inti berlanjut. (*)
Hasil Lainnya La Liga :
- Atletico Madrid vs Elche: 2-3
- Getafe vs Real Sociedad: 1-0
Baca juga :





