Villarreal, Spanyol – Sepakbola selalu punya cara untuk mengingatkan kita, bahwa keunggulan dua gol bukanlah jaminan kemenangan.
Di Estadio de la Ceramica, drama emosional tersaji saat Sevilla secara luar biasa membalikkan keadaan untuk menumbangkan tuan rumah Villarreal dengan skor tipis 3-2 dalam lanjutan La Liga.
Sempat unggul nyaman melalui gol Gerard Moreno dan Mikautadze, skuat “Kapal Selam Kuning” justru harus gigit jari setelah tim tamu bangkit lewat aksi Oso, Kike Salas, dan gol penentu Akor Adams.
Kekalahan itu sekaligus mengancam ambisi Villarreal, untuk terus mengamankan posisi ketiga klasemen.
Awal Fantastis Menipu
Laga dimulai seolah-olah Villarreal akan berpesta dengan mudah di hadapan pendukungnya sendiri.
Pelatih asal Asturias melakukan perjudian taktik dengan memasukkan pemain-pemain kreatif, yang langsung memberikan dampak instan.
- Baru 13 menit laga berjalan, kerja sama segitiga yang apik antara Moleiro dan Mikautadze diselesaikan dengan elegan oleh sang legenda hidup, Gerard Moreno.
- Keunggulan tersebut bertambah di menit ke-20 ketika Georges Mikautadze menyontek bola hasil umpan manis Moleiro yang merangsek hingga garis gawang.
Stadion bergemuruh, Villarreal mendominasi segala aspek permainan, dan Sevilla tampak kebingungan mencari celah.
Kebangkitan Sang Penguasa Andalusia

Namun, di balik dominasi tersebut, Sevilla menyimpan tekad besar untuk menjauh dari zona degradasi yang memicu kebangkitan tak terduga. Perlahan tapi pasti, Sevilla mulai keluar dari tekanan.
- Kebangkitan mereka dimulai di menit ke-35 melalui aksi individu Oso yang berhasil memperkecil ketertinggalan.
- Momentum ini benar-benar dimanfaatkan oleh Sevilla untuk membombardir pertahanan tuan rumah hingga masa injury time babak pertama, Kike Salas (45+1’) menyamakan skor 2-2.
- Memasuki babak kedua, pertandingan menjadi ajang adu nyali. Akor Adams akhirnya membungkam publik tuan rumah pada menit ke-72 melalui tendangan keras ke tiang dekat yang mengubah skor menjadi 3-2.
Villarreal berusaha mengerahkan segala daya untuk menyamakan kedudukan, namun tembok pertahanan Sevilla yang dikawal Carmona tampil sangat disiplin, termasuk penyelamatan krusial di menit-menit akhir.
Kekalahan ini memaksa Villarreal untuk menentukan nasib mereka di pertandingan terakhir musim ini.
Target posisi ketiga kini harus diperjuangkan hingga tetes darah terakhir saat mereka menjamu rival langsung, Atletico de Madrid. (*)
Baca juga :





