Buenos Aires, Argentina – River Plate sukses mengamankan tiket ke babak semifinal Turnamen Apertura setelah menumbangkan Gimnasia y Esgrima La Plata dengan skor meyakinkan 2-0.
Gol pembuka dari Sebastian Driussi di babak pertama dan sundulan maut sang kapten Lucas Martinez Quarta di babak kedua, memastikan skuat asuhan Eduardo Coudet tampil dominan di hadapan publik mereka sendiri.
Kemenangan itu sekaligus menetapkan langkah mantap, untuk menantang Rosario Central di fase empat besar.
Duel Udara Sang Kapten
Setelah sempat melewati malam yang melelahkan dan penuh tensi tinggi saat menghadapi San Lorenzo di laga sebelumnya, River Plate kembali ke rumah mereka dengan kepercayaan diri penuh.
Sejak peluit pertama berbunyi, koordinasi antarlini yang diperagakan tim tuan rumah terlihat sangat solid dan langsung memegang kendali permainan.
River sempat membuka asa lebih awal melalui dua peluang emas yang lahir dari kaki Fausto Vera, dan pergerakan Lucas Martinez Quarta yang merepotkan barisan pertahanan lawan.
- Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-27 ketika Facundo Colidio mengomandoi sebuah aksi individu brilian, sebelum akhirnya melepaskan assist matang yang diselesaikan dengan sempurna Sebastian Driussi menjadi gol pembuka.
- Memasuki paruh kedua pertandingan, intensitas serangan River Plate tidak mengendur. Gimnasia sempat memberi ancaman melalui bola mati, tetapi kiper River Plate menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan impresif.
- Momentum kebangkitan tim tamu langsung sirna di menit ke-65 ketika bek sekaligus kapten tim, Lucas Martinez Quarta, merangsek maju ke depan. Menerima umpan silang akurat dari Joaquín Freitas, sang kapten melompat tinggi dan menyarangkan bola ke dalam gawang.

Sisa waktu pertandingan berjalan tanpa tekanan berarti bagi lini pertahanan River Plate yang tampil sangat berwibawa.
Skuat asuhan Eduardo Coudet bahkan sempat memiliki beberapa peluang matang lagi, untuk memperlebar keunggulan sebelum peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan clean sheet di Stadion Monumental ini tidak hanya berbicara tentang keunggulan statistik, melainkan sebuah pembuktian kesiapan mentalitas juara mereka di fase gugur.
Tantangan besar kini sudah berada di depan mata, di mana mereka akan kembali bertindak sebagai tuan rumah untuk menghadapi Rosario Central. (*)
Baca juga :





