Munich, Jerman – Pertemuan Bayern Munich dengan Union Berlin pada Sabtu (19/09/26) bukan sekedar pesta gol meriah bagi Die Roten.
Dalam laga yang digelar tepat pada hari pertama festival Oktoberfest tersebut, Bayern memulai perayaannya dengan kemenangan telak 7-0 atas para pendatang.
Bayern, yang sudah mendikte tempo permainan sejak detik-detik pertama, tidak perlu menunggu lama untuk memecahkan kebuntuan skor. Pada menit ke-18, Jamal Musiala mencetak gol pertama yang berperan sebagai pendahulu badai Die Roten.
- Selagi dikelilingi oleh pemain Union Berlin di bagian sayap kiri, Alphonso Davies menyajikan umpan klinis kepada Musiala, yang mampu menemukan jaring gawang dari tepi kotak penalti.
Gol perdana tersebut memperkuat dominasi Bayern, yang seiring jalan pertandingan menguasai kontes di tengah lapangan dengan tangan besi.
Union tidak pernah memberikan balasan berarti kepada sang tuan rumah, dan lantas, mereka memasuki jeda turun minum dengan ketertinggalan telak 3-0, setelah Die Roten mengukir dua gol tambahan di penghujung babak pertama.
- Gol kedua Bayern, yang datang dari titik putih pada menit ke-39, menempatkan Harry Kane dalam buku sejarah Bundesliga.
- Setelah Michael Olise dijatuhkan oleh Tim Rothe dalam daerah terlarang, Kane seperti biasa maju sebagai algojo penalti.
- Kapten timnas Inggris tersebut sukses melaksanakan tugasnya, dan disaat yang bersamaan, mencetak gol ke-100 di panggung Bundesliga.
- Olise, yang memenangkan penalti bagi Kane, empat menit kemudian ikut membawa malapetaka kepada Union. Dengan sebuah penyelesaian spektakuler, Olise meluncurkan bola dari tepi kotak penalti ke dalam gawang Union.
Meskipun kini memegang keunggulan tinggi atas tamunya, Bayern masih bermain ganas dan tidak menunjukkan belas kasihan kepada Union. Sembilan menit setelah paruh kedua dimulai, kedua pencetak gol Bayern, Olise dan Kane, saling bekerja sama merobek gawang Union untuk keempat kalinya.
- Olise menyuapi Kane dengan sebuah umpan lambung manis yang dituntaskan dengan sempurna oleh kepala Kane.
Union jelas sudah tidak memiliki harapan untuk menyelamatkan dirinya. Akan tetapi, Bayern tetap liar dan tidak pernah meredupkan temponya bahkan untuk sesaat.
Mulai dari sini, Allianz Arena menjadi taman bermain pribadi pasukan Die Roten, yang terbang tinggi di atas para pendatang. Pesta Bayern pada akhirnya ditutup ketika waktu pertandingan mencapai 70 menit, dengan tiga gol yang diukir dalam sekilas mata.

- Ismael Saibari, yang baru saja memasuki lapangan dari bangku cadangan, tidak ingin kalah dengan rekan-rekannya dan ikut menggetarkan gawang tamu dalam sebuah aksi solo dimana ia melintasi barisan pertahanan Union.
- Tidak lama kemudian, dalam rentang waktu tiga menit, Olise menuntaskan hattricknya dalam pertemuan ini.
- Semua dimulai pada menit ke-73, ketika Olise menerima umpan lambung Tom Bischoff yang datang dari tengah lapangan. Dengan gerakan cerdik, Olise menipu sang kiper dan tanpa masalah membobol gawang kosong Union.
- Tanpa memberi waktu kepada Union untuk mengambil nafasnya, Olise menyelesaikan hattricknya dengan tembakan roket yang menghantam pojok kanan gawang dari jarak jauh.
Bayern lantas merayakan festival Oktoberfest dan menutup laga terakhirnya sebelum jeda internasional dengan gaya spektakuler. Berkat kemenangan ini, Die Roten untuk sementara menempati puncak klasemen Bundesliga.

Hasil ini tercapai berkat kerja keras Michael Olise, yang mengantongi hattrick dan satu assist. Akan tetapi, sorotan lampu diarahkan ke Harry Kane, yang mencatat rekor baru dalam karirnya bersama Bayern.
Kane, yang memainkan laga Bundesliga ke-98nya, menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 gol dalam kompetisi ini. Rekor tersebut sebelumnya dipegang legenda 1. FC Koln, Dieter Muller, yang mencetak 100 gol dalam 129 pertandingan.
“Saya pikir kami menunggu pertandingan seperti ini musim ini.” Ucap Kane mengenai penampilan timnya.
Dikutip dari situs resmi Bayern Munich, ia menambahkan: “Kami tidak ingin tergelincir hari ini sebelum (jeda internasional). Performa kami berada di level tertinggi dari awal hingga akhir. Kita bisa menikmatinya sekarang.”
Pencapaian tersebut tentunya meningkatkan kesempatan Kane untuk memenangkan penghargaan Ballon d’Or 2026, yang akan digelar pada bulan depan.
Kini, Bayern memasuki libur panjang dengan senyum lebar. Die Roten memiliki banyak waktu untuk istirahat di jendela internasional, dimana setelah itu mereka akan melanjutkan perjuangan Bundesliganya dengan sebuah kunjungan menuju kandang Augsburg. (VT)





