California, AS — Linda Yaccarino, CEO X sejak tahun 2023 mengumumkan keputusannya untuk mundur dari posisinya melalui sebuah postingan dari akun pribadinya di X.
“Setelah dua tahun yang luar biasa, saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai CEO X.”
“Ketika @elonmusk dan saya pertama kali membicarakan visinya untuk X, saya tahu bahwa ini adalah kesempatan seumur hidup untuk menjalankan misi luar biasa perusahaan ini. Saya sangat berterima kasih kepadanya karena telah mempercayakan tanggung jawab untuk melindungi kebebasan berbicara, membalikkan keadaan perusahaan, dan mengubah X menjadi Everything App,” tulis Yaccarino dalami akun pribadinya di X.
Elon Musk membalas dengan jawaban singkat; “Terima kasih atas kontribusi Anda.”
Yaccarino sempat menjabat sebagai Kepala Bagian Periklanan di NBCUniversal, sebelum ia mundur dari posisinya dan bergabung dengan X, yang saat itu masih bernama Twitter, pada Mei 2023 sebagai CEO.
Dilansir dari BBC News, keputusan Yaccarino untuk mundur dari posisinya bertepatan setelah Grok, chatbot AI yang terintegrasi dalam platform X, mengunggah sejumlah postingan yang mengandung konten antisemitisme, dimana ia menjelekkan kaum Yahudi dan memuji Adolf Hitler.
Kejadian ini dimulai setelah X merilis update terbaru untuk Grok. Ini pun bukan pertama kalinya Yaccarino terlibat dekat dengan insiden antisemitisme, dalam masa jabatannya sebagai CEO X.
Sebelumnya pada 2023 lalu, ia harus menangani dampak pernyataan Elon Musk setelah ia menyebarkan teori konspirasi yang menyatakan bahwa kelompok Yahudi merupakan bagian dari konspirasi terkoordinasi untuk menyebarkan kebencian anti-kulit putih.
Peristiwa ini pun menjadi pukulan berat bagi X, setelah beberapa pihak pengiklan, termasuk Apple dan Disney, memutuskan hubungan bisnis mereka dengan Musk dan meninggalkan platform X. Yaccarino pun juga bertanggung jawab dalam bagian ini.
Sejak Elon Musk mengambil alih Twitter/X, platform media sosial tersebut mulai dipenuhi dengan topik-topik seperti penyebaran disinformasi, ujaran kebencian, dan antisemitisme, yang justru didorong dan didukung oleh Musk.
Baik Yaccarino dan pihak X saat ini belum memberi komentar mengenai alasan pengunduran dirinya. (VT)





