Aljazair Tumbangkan Burkina Faso Lewat Penalti, Les Fennecs Melaju Tanpa Cacat!

Piala Afrika: Perang Fisik di Rabat! Penalti Sang Kapten Bawa Aljazair Segel Tiket 16 Besar

Rabat, Maroko – Kapten legendaris Aljazair, Riyad Mahrez, kembali membuktikan kelasnya sebagai pemain kunci di momen krusial.

Melalui eksekusi penalti yang tenang, Mahrez membawa Aljazair menang tipis 1–0 atas Burkina Faso dalam laga lanjutan Grup E Africa Cup of Nations (AFCON) 2025.

Kemenangan ini sekaligus memastikan langkah Les Fennecs menuju babak 16 besar, dengan rekor sempurna di dua laga awal.

Bertanding di salah satu stadion megah di Maroko (salah satu pusat laga Grup E), Aljazair tampil dengan mentalitas juara.

Meskipun laga berlangsung sangat fisik dan menguras tenaga, skuad asuhan Vladimir Petkovic berhasil menjaga kedisiplinan hingga peluit panjang berbunyi.

Laga Fisik Memakan Korban

Sejak menit pertama, intensitas pertandingan sudah terasa sangat tinggi. Burkina Faso yang dikenal dengan permainan fisiknya, tidak memberikan ruang sedikit pun bagi lini tengah Aljazair.

Saking kerasnya duel di lapangan, Aljazair harus kehilangan bek mereka, Juan Hadjam, saat laga baru berjalan 13 menit.

Hadjam terpaksa ditarik keluar setelah menerima benturan keras dari Gustavo Sangare. Pelatih Vladimir Petkovic merespons cepat dengan memasukkan striker berpengalaman, Baghdad Bounedjah.

Pergantian ini justru menambah daya gedor Aljazair, yang mulai berani melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan.

Ketenangan di Titik Putih

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23. Pergerakan lincah Rayan Ait-Nouri memaksa Ismahila Ouedraogo melakukan pelanggaran di dalam area terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

  • Riyad Mahrez yang memikul ekspektasi jutaan pendukung Aljazair maju sebagai eksekutor. Dengan gaya “dingin” yang menjadi ciri khasnya, ia melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi kiper Burkina Faso, Kouakou Koffi.
  • Skor 1–0 ini bertahan hingga turun minum, meskipun Aljazair sempat mengancam lewat peluang emas Mohamed Amoura.

Memasuki babak kedua, Burkina Faso mencoba bangkit. Pemain pengganti mereka, Georgi Minoungou, hampir saja menyamakan kedudukan melalui tendangan melengkung indah yang hanya melintas tipis di atas mistar.

Namun, pertahanan Aljazair yang dipimpin oleh disiplin tinggi berhasil mematahkan setiap gelombang serangan hingga akhir laga.

Ibrahim Maza yang terpilih sebagai Man of the Match menyatakan bahwa ini adalah kemenangan bagi tim yang sangat berharga.

“Hari ini adalah kemenangan tim. Target kami adalah lolos, bukan sekadar penghargaan individu. Kami tahu mereka sangat kuat dalam duel fisik, dan kami berhasil mengimbangi mereka dengan sangat baik.”

Usai laga, Pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic mengungkapkan perasaannya atas hasil positif tersebut.

“Ini adalah pertandingan yang sangat berat antara dua tim kuat yang bertarung habis-habisan selama 90 menit. Kami sedikit lebih baik dalam memanfaatkan peluang. Selamat untuk tim saya atas kerja keras mereka,” ujar Petkovic dikutip dari Situs Resmi CAF.

Sementara Brama Traore, Pelatih Burkina Faso mengaku bahwa Aljazair adalah lawan yang tidak bisa dianggap remeh.

“Kami sudah memberikan segalanya dan strategi kami sebenarnya tidak buruk. Namun, penalti itu benar-benar mengubah jalannya pertandingan. Melawan Aljazair memang selalu sulit.”

Kemenangan ini membuat Aljazair bisa sedikit bernapas lega di laga terakhir Grup E melawan Guinea Khatulistiwa, yang sudah dipastikan tersingkir. Aljazair resmi lolos ke babak 16 besar dengan 6 poin dari 2 laga.

Sebaliknya, Burkina Faso akan menjalani laga “hidup mati” melawan Sudan. Menariknya, kedua laga penentuan ini akan digelar tepat di malam tahun baru, menjadi sajian penutup tahun dramatis bagi pecinta sepakbola Afrika.

Aljazair kini berdiri tegak sebagai salah satu favorit kuat juara. Dengan perpaduan pemain berpengalaman seperti Mahrez dan talenta muda seperti Ibrahim Maza, Les Fennecs mengirimkan pesan peringatan bagi lawan-lawannya di babak gugur nanti. (*)

Hasil Lainnya Piala Afrika 2025 :

  • Grup E: Sudan v s Guinea Khatulistiwa: 1-0

Klasemen Sementara Piala Afrika 2025 :

Pos Tim – Grup E Poin
1 Aljazair 6
2 Burkina Faso 3
3 Sudan 3
4 Guinea Khatulistiwa 0

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *