Thessaloniki, Yunani – Real Betis menelan kekalahan pertamanya di ajang Europa League musim ini, pada Jumat (23/01/26).
Kepahitan perdana Betis di panggung Eropa datang dari PAOK, yang mengusir pasukan Verdiblancos dengan skor akhir 2-0.
Dalam setengah jam pertama waktu pertandingan, sudah terlihat jelas bahwa Betis memiliki kesulitan untuk meruntuhkan barisan pertahanan tuan rumah.
Verdiblancos, yang dalam sebagian besar babak pertama jarang menjadi ancaman berarti bagi PAOK, baru menciptakan peluang nyata pada menit ke-30. Tetapi, cobaan tersebut masih bisa ditangani dengan mudah oleh kiper Antonis Tsiftsis.
PAOK sendiri sering menciptakan masalah dengan kecepatan para pemainnya. Namun, sang tuan rumah kerap menyia-nyiakan kesempatannya, dan lantas, kedua tim memasuki jeda istirahat tanpa catatan gol di papan skor.
Ketika pertandingan kembali dilanjutkan, kontes di tengah lapangan masih berjalan dengan ketat tanpa banyak perkembangan. Baik PAOK maupun Betis gagal menunjukkan ketajaman di bagian depan, dan akibatnya, kedua tim tersebut masih tertahan di papan skor.
Akan tetapi, beberapa menit setelah satu jam pertandingan, momen yang telah ditunggu oleh PAOK akhirnya tiba. Kesabaran pihak tuan rumah terbayar ketika mereka sukses mencuri keunggulan pertama dari Verdiblancos.
- Kerja sama apik para pemain PAOK yang membongkar pertahanan Betis tuntas manis ketika umpan akrobatik Giorgos Giakoumakis dipandu ke dalam gawang Verdiblancos oleh sundulan matang Andrija Zivkovic. (67’)
Semangat pertarungan PAOK langsung membara berkat gol tersebut. Sang tuan rumah bahkan mampu menggetarkan gawang Betis untuk kedua kalinya, melalui sundulan Giakoumakis. Sayangnya, gol tersebut dianulir oleh tinjauan VAR.
Namun, Giakoumakis mendapat kesempatan kedua untuk mencantumkan namanya di papan skor pada penghujung laga, ketika ia dipercayakan dengan tendangan penalti yang dihadiahkan kepada PAOK setelah Giannis Konstantelias dijatuhkan di daerah terlarang.
- Giakoumakis maju menuju titik putih, dan tanpa basa-basi, menaklukkan kiper Pau Lopez dan bergabung dengan Zivkovic dalam pesta gol PAOK. (86’)
Dengan sisa waktu yang cukup singkat dan kini tertinggal dua gol, harapan Betis untuk membalikkan keadaan kini musnah. Pada akhirnya, pasukan Verdiblancos meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk dan tangan hampa.
Meskipun demikian, peluang Betis untuk mengamankan kursi dalam babak selanjutnya masih sangat bagus. Untuk saat ini, pasukan Verdiblancos berada di posisi ke-8 dalam klasemen Europa League, tepat di tepi zona hijau yang menawarkan tiket langsung menuju babak 16 besar.
Apabila Betis ditarik keluar dari bagian 8 besar klasemen dalam hari pertandingan terakhir, mereka setidaknya masih bisa melanjutkan perjalanannya melalui babak play-off 16 besar.
“Hasilnya tidak bagus, tetapi saya pikir skor akhir tidak mencerminkan jalannya pertandingan.” ucap bek Real Betis, Diego Llorente, dikutip dari Mundo Deportivo.
“Kami melakukan pekerjaan yang baik selama babak penyisihan grup, dan sekarang keadaan menjadi sedikit rumit.”
Selagi menunggu laga terakhirnya di fase liga Europa League, Betis akan melanjutkan tugas mereka di La Liga dengan menghadapi Deportivo Alaves. (VT)
Baca juga :





