Munich, Jerman – Bundesliga Jerman baru saja menyuguhkan drama tingkat tinggi yang menjadi pemanasan sempurna menjelang duel paling bergengsi, Der Klassiker.
Pada Sabtu (21/02/26) malam, sang pemuncak klasemen Bayern Munich berhasil mengamankan kemenangan krusial 3-2 atas Frankfurt.
Sementara rival abadi mereka, Borussia Dortmund (BVB), menunjukkan mentalitas baja dengan bangkit dari “kematian” untuk memaksakan hasil imbang 2-2 di markas RB Leipzig.
Hasil ini memastikan Bayern tetap kokoh di puncak, namun pesan yang dikirim Dortmund dari Leipzig sangat jelas, mereka tidak akan membiarkan trofi jatuh ke tangan Munich tanpa perlawanan hingga detik terakhir.
Dominasi Nyaris Berujung Petaka
Di Allianz Arena, Bayern asuhan Vincent Kompany tampil seperti mesin penghancur di satu jam pertama.
Memanfaatkan strategi pressing tinggi, mereka membuat Frankfurt tidak berkutik. Aleksandar Pavlovic membuka skor di menit ke-16.
- Mesin Gol Tak Terbendung: Harry Kane mencetak gol ke-27 dan ke-28 musim ini, menyamai rekor Robert Lewandowski dalam 23 laga.
- Gol Bersejarah: Kane kini mengoleksi 501 gol sepanjang kariernya, sebuah statistik gila yang akan menghantui bek Dortmund pekan depan.
- Sektor Bola Mati: Bayern telah mencetak 11 gol dari sepak pojok musim ini, catatan terbaik di Bundesliga.
Statistik mencatat Bayern melakukan 12 aksi di kotak penalti lawan, sementara Frankfurt nol besar di babak pertama yang ditutup dengan skor 3-0.
Namun, laga ini menjadi pengingat bahwa konsentrasi adalah mata uang paling mahal di sepakbola. Meski sempat unggul 3-0, kelalaian di menit akhir membuat Frankfurt memperkecil skor menjadi 3-2.
- Jonathan Burkardt memperkecil defisit gol di menit 77 melalu titik putih.
- Arnaut Kalimuendo-Muinga menghidupkan asa Frankfurt empat menit jelang waktu normal usai.
- Beruntung, sapuan artistik Jonathan Tah di masa injury time menyelamatkan tiga poin Bayern.
“Kami sempat terlalu santai, kami harus belajar dari sini,” tegas Pelatih Bayern, Vincent Kompany dikutip dari Situs Resmi Bayern Munich.
Kebangkitan “Kuda Hitam” Terluka

Leipzig, Jerman – Jika Bayern adalah tentang dominasi, maka Borussia Dortmund pekan ini adalah tentang determinasi dengan skor akhir 2-2.
Bertandang ke Red Bull Arena, markas RB Leipzig dengan krisis bek tengah—kehilangan Can, Schlotterbeck, hingga Sule—skuad Niko Kovac sempat hancur lebur tertinggal 0-2 di babak pertama.
Christoph Baumgartner mencetak brace bagi Leizig di menit ke-20 dan menit ke-39. Namun, apa yang terjadi setelah turun minum adalah sebuah masterclass tentang pantang menyerah.
- Gol Bunuh Diri: Asa Dortmund kembali menyala setelah Romulo Cruz melakukan gol bunuh diri, lima menit usai jeda turun minum.
- Drama Menit Akhir: Fabio Silva menjadi pahlawan dengan gol penyama kedudukan di menit ke-90+5, membungkam pendukung tuan rumah.
- Strategi Berani: Niko Kovac menarik keluar pemain pilar dan memasukkan tenaga baru seperti Julian Brandt dan Adeyemi, yang terbukti mengubah alur permainan.
BVB membuktikan bahwa meski pertahanan mereka compang-camping akibat cedera, lini serang mereka memiliki “nyawa sembilan” yang siap menghukum kelalaian lawan, persis seperti yang dialami Leipzig.
Pekan depan, seluruh mata dunia akan tertuju ke Signal Iduna Park. Laga ini bukan sekadar pertemuan dua tim besar, melainkan benturan dua filosofi yang sedang berada di puncaknya.
Bayern memiliki Harry Kane yang sedang dalam mode “Dewa”, namun Dortmund memiliki kolektivitas yang mampu bangkit dari situasi mustahil.
Jika Bayern kembali menunjukkan lapses konsentrasi seperti saat melawan Frankfurt, Dortmund dipastikan tidak akan segan untuk melakukan kudeta di kandang sendiri.
Hasil Lainnya Bundesliga :
- Union Berlin vs Bayer Leverkusen: 1-0
- Wolfsburg vs Augsburg: 2-3
- FC Koln vs Hoffenheim: 2-2
Baca juga :





