Buenos Aires, Argentina – Babak 16 besar Clausura Argentina kini telah dijalankan. Salah satu pertandingan dalam babak ini mempertemukan Boca Juniors dengan Talleres Cordoba, dalam sebuah laga yang diakhiri dengan kemenangan 2-0 bagi Boca Juniors.
Miguel Merentiel menjadi bintang utama dalam pertemuan ini. Pemain asal Uruguay tersebut menunjukkan magisnya dengan mengukir brace, dan lantas menjadi alasan utama Boca Juniors mampu berjaya dalam pertandingan ini.
- Menit 28: Lautaro Di Lollo menyambar tendangan sudut Leandro Paredes dengan sundulan matang yang masih bisa diselamatkan oleh Guido Herrera.
- Namun, bola muntah tersebut masih aktif tepat di depan gawang. Tidak ingin memberi waktu kepada sang kiper untuk mengamankan bola tersebut, Merentiel langsung ambil aksi dan menyundul bola ke dalam gawang.
- Menit 46: Hanya 19 detik setelah babak kedua dimulai, Merentiel mencatat gol keduanya, setelah ia memandu umpan silang Lautaro Blanco dengan sentuhan kakinya.

Talleres sebenarnya memiliki peluang serangan yang sedikit lebih banyak dibanding dengan Boca Juniors. Namun, Talleres tidak mampu menuntaskan kesempatan mereka menjadi sebuah gol.
Kesempatan terbaik Talleres terjadi dalam penghujung babak pertama, melalui penalti yang dihadiahkan berkat handball Exequiel Zeballos.
Sayangnya, Mateo Caceres gagal melaksanakan tugasnya sebagai algojo penalti, setelah tembakannya diselamatkan oleh Agustin Marchesin.
Boca Juniors memiliki beberapa kesempatan gol dalam seluruh pertandingan, namun pada akhirnya, brace Merentiel lebih dari cukup untuk mengamankan kemenangan dan memastikan tempatnya dalam babak perempat final Clausura.
Dalam jumpa pers pasca pertandingan, yang dikutip dari situs resmi Boca Juniors, pelatih Claudio Ubeda menyampaikan pujiannya kepada tim asuhannya atas penampilan mereka.
“Tim ini bermain sangat baik dalam segala hal. Ketika hasilnya mulai menguntungkan kami, kami mulai merasa lebih baik, dengan lebih banyak energi dan semangat; itu datang dari rasa percaya diri.”
Dalam babak berikutnya, Boca Juniors akan berhadapan melawan Argentinos Juniors.
Rosario Central 0-1 Estudiantes

Sementara itu di Rosario, pertandingan babak 16 besar Clausura lainnya juga dimainkan di Estadio Gigante de Arroyito.
Rosario Central, yang didatangi oleh Estudiantes, gagal melaju menuju babak selanjutnya usai ditekuk oleh tamu mereka dengan skor tipis 1-0.
Tepat sebelum laga ini dimulai, sebuah insiden menarik sempat terjadi ketika para pemain memasuki lapangan.
Beberapa hari sebelum pertandingan ini dimainkan, Rosario Central dinobatkan dengan gelar juara baru, Campeon de Liga, setelah memuncaki klasemen agregat dalam babak grup.
Keputusan tersebut mengundang kecaman dari berbagai pihak di dunia sepak bola. Sebelumnya, klub yang memuncaki klasemen agregat, baik di turnamen Apertura maupun Clausura, tidak pernah diberikan gelar juara.
Lantas, sebagai unjuk protes keputusan tersebut, para pemain Estudiantes memberikan barisan kehormatan kepada Rosario Central, namun dengan membelakangi skuad Central ketika mereka memasuki lapangan.
Dalam pertandingan ini, gol tunggal yang menyegel nasib Central dan mengamankan kemenangan Estudiantes berbuah pada menit 31, dalam bentuk tembakan halilintar Edwuin Cetre dari tepi kotak penalti.
Gol tersebut mengirim Estudiantes menuju babak perempat final, dimana mereka akan bertemu dengan Central Cordoba. (VT)
Hasil Lainnya Clausura Argentina
- Velez Sarsfield 0-2 Argentinos Juniors
- Central Cordoba 2-1 San Lorenzo
- Deportiva Riestra 0-1 Barracas Central
- Racing Club 3-2 River Plate
- Union 1-2 Gimnasia y Esgrima





