De Gea Sambangi Old Trafford, Jadi Tembok Kokoh Lawan Mantan Timnya, MU!

Reuni Emosional di Old Trafford: Manchester United Taklukkan Fiorentina, De Gea Pulang Dengan Sambutan Hangat

Manchester, Inggris – Pekan pramusim di Old Trafford menyajikan sebuah drama emosional. Pertandingan yang diwarnai gol, penyelamatan gemilang, dan adu penalti, menjadi panggung bagi reuni mantan kiper.

Manchester United meraih kemenangan di akhir, tetapi yang paling berkesan adalah kembalinya seorang legenda, David De Gea (bermain di Old Trafford kandang mantan timnya), yang akhirnya mendapat perpisahan yang layak dari rumah yang telah ia layani selama 12 tahun.

Pertandingan pramusim terakhir Manchester United berakhir dengan manis, meskipun melalui drama adu penalti.

Setelah bermain imbang 1-1 melawan Fiorentina, The Red Devils berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4.

Lebih dari sekadar hasil, pertandingan ini menjadi momen spesial karena menjadi panggung kembalinya kiper legendaris, David De Gea, ke Old Trafford (bermain di kandang mantan klubnya).

United memulai pertandingan dengan serangan yang tajam. Namun, justru Fiorentina yang unggul lebih dulu lewat gol Simon Sohm pada menit ke 8 memanfaatkan umpan dari tendangan sudut.

Drama berlanjut ketika bek Fiorentina, Robin Gosens, mencetak gol bunuh diri yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gosens salah mengantisipasi tendangan sudut United, dan bola justru masuk ke gawangnya sendiri.

Di sisi lain lapangan, De Gea tampil kokoh di bawah mistar gawang, mementahkan sejumlah peluang berbahaya dari mantan timnya, dan skor tetap 1-1 hingga wasit meniup peluit panjang.

Karena skor tetap imbang hingga akhir waktu normal, pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.

Momen krusial terjadi ketika penendang kelima Fiorentina, Fabiano Parisi, gagal menaklukkan Kiper United, Altay Bayindir.

Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Kobbie Mainoo, yang memastikan kemenangan United dengan skor adu penalti 5-4.

Foto: Dok. IG David De Gea

Momen Spesial Kembalinya De Gea

Selama 12 tahun mengabdi, David De Gea pergi dari Manchester United tanpa perpisahan. Pertandingan ini mengobati kerinduan tersebut.

Ia disambut dengan tepuk tangan meriah dari para pendukung, dan menerima penghargaan peringatan dari mantan rekan setimnya, Bruno Fernandes.

Seluruh stadion Old Trafford bahkan memberikan tepuk tangan meriah, saat David De Gea diganti jelang akhir laga, menunjukkan betapa besarnya cinta mereka kepada sang legenda.

Usai pertandingan, Pelatih Ruben Amorim mengapresiasi semangat tim, meskipun mengakui masih ada area yang perlu diperbaiki.

“Pertandingan yang sulit. Penting bagi kami untuk menghilangkan rasa bermain di Old Trafford, itu sangat bagus. Saya pikir kami mengalami beberapa kesulitan, terutama di awal babak pertama dan awal babak kedua. Ini adalah pertandingan persiapan yang sempurna untuk menunjukkan kepada kami bahwa kami perlu meningkatkan diri di berbagai area, bahwa kami akan kesulitan di beberapa momen,” kata Amorim kepada MUTV.

Laga ini menjadi penutup pramusim yang sarat makna bagi Manchester United. Selain memenangkan pertandingan, mereka mendapatkan momen berharga untuk merayakan salah satu pahlawan mereka.

Dengan modal kemenangan ini, dan pelajaran berharga dari setiap pertandingan, The Red Devils siap menghadapi tantangan di musim baru Liga Inggris, yang akan dimulai dengan pertandingan melawan rival abadi, Arsenal. (VT)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *