Kaunas, Lithuania – Sebuah laga yang seharusnya berjalan mulus, berubah menjadi pertarungan sengit yang menguras emosi.
Di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Belanda, yang datang sebagai tim unggulan, harus berjuang keras untuk mengamankan kemenangan 3-2 atas tuan rumah Lithuania.
Namun, di balik perjuangan dramatis itu, ada satu nama yang mengukir sejarah, yaitu penyerang Belanda yang saat ini bermain dengan Corinthians, Memphis Depay, kini resmi menjadi top skor sepanjang masa Timnas Belanda.
Dengan dua golnya dalam pertandingan ini, Depay kini memiliki catatan 52 gol internasional dalam seragam Belanda, melewati legenda Arsenal dan Manchester United, Robin van Persie.
Laga dimulai dengan optimisme tinggi di kubu Oranje. Depay, yang saat ini bermain untuk Corinthians, tak butuh waktu lama untuk menunjukkan kelasnya.
- Pada menit ke-11, Memphis Depay membuka keunggulan Belanda dengan tendangan voli jarak dekat, memanfaatkan umpan manis dari Cody Gakpo.
- Unggul 1-0, Belanda menggandakan skor pada menit ke-33 melalui gol Quentin Timber yang berhasil merebut bola dari pertahanan lawan.
Namun, yang terjadi selanjutnya adalah sebuah kebangkitan tak terduga dari Lithuania. Mereka tidak menyerah begitu saja, dan dalam sekejap, euforia Belanda berubah menjadi kepanikan.
Hanya tiga menit setelah gol Timber, Lithuania berhasil memperkecil ketertinggalan, dan bahkan menyamakan kedudukan menjelang jeda.
- Gvidas Gineitis mencetak gol pertama Lithuania pada menit ke-36, memanfaatkan umpan dari Justas Lasickas.
- Jelang turun minum, tepatnya pada menit ke-43, Edvinas Girdvainis membuat kedudukan imbang 2-2 dengan sundulan kepala yang sempurna dari tendangan bebas Gineitis.
Skor imbang 2-2 di babak pertama menjadi pelajaran pahit bagi Belanda, yang seharus sudah nyaman dengan keunggulan dua gol.
Mereka harus kembali berjuang, dan upaya Belanda dalam mengejar gol kemenangan mereka dipersulit oleh Lithuania, yang kini dipenuhi dengan rasa percaya diri yang tinggi.
Untungnya, mentalitas juara dan ketajaman sang pencetak rekor kembali menyelamatkan mereka. Pada menit ke-64, Memphis Depay kembali menjadi pahlawan.
Menyambut umpan indah Denzel Dumfries dengan sundulan terarah, Depay berhasil membawa Belanda kembali unggul 3-2 dan hasil itu bertahan hingga akhir pertandingan guna mendapatkan poin penuh.
Gol Depay juga bukan hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Belanda, melampaui rekor 50 gol Robin van Persie.
Usai laga, kekecewaan tampak jelas di wajah Pelatih Belanda, Ronald Koeman, meskipun timnya menang.
“Untungnya, itu tidak membuat kami kehilangan poin, kalau tidak, bisa jadi bencana. Aneh memang terjadi seperti itu, karena kita memulai dengan baik dan mencetak dua gol. Tidak ada yang salah dengan itu. Itu pelajaran, bagaimana kita memainkan sisa pertandingan ketika kita unggul 2-0,” ujar Koeman berbicara kepada media Belanda, NOS.
Kemenangan ini sangat berharga bagi Belanda. Dengan 10 poin, mereka kini memuncaki klasemen Grup G, dibayangi oleh Polandia dengan jumlah poin yang sama.
Laga ini menjadi pengingat bagi Belanda bahwa jalan menuju Piala Dunia tidak akan mudah, dan setiap lawan, sekecil apapun, bisa memberikan perlawanan yang sengit.
Namun, dengan seorang pemecah rekor seperti Memphis Depay di lini depan, harapan Belanda untuk lolos ke panggung dunia tetap membumbung tinggi. (VT)
Hasil Lainnya Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
- Grup G : Polandia 3-1 Finlandia
Klasemen Sementara Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa:
| Pos | Tim – Grup G | Poin |
| 1 | Belanda | 10 |
| 2 | Polandia | 10 |
| 3 | Finlandia | 7 |
| 4 | Lithuania | 3 |
| 5 | Malta | 2 |
Baca juga :





