Jakarta Punya Rumah Subsidi Vertikal di Tengah Kota, Harga Terjangkau

Lahan Jakarta Mahal, Menteri Ara Siapkan 'Jurus' Rusun Subsidi, Waktunya Beli Rumah Murah!

Jakarta – Mimpi memiliki hunian terjangkau di pusat kota kini semakin dekat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengungkap rencana strategisnya untuk menyediakan rumah subsidi berbentuk rumah susun (rusun) di Jakarta.

Terobosan ini lahir dari diskusi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Keuangan.

Lahan Terbatas, Rusun Pilihan Utama

Selama ini program rumah subsidi di Jakarta terganjal masalah lahan yang terbatas, dan harga tanah yang melambung.

“Bagaimana ada rumah subsidi di kota ?” ujar Menteri Ara.

Ia menjelaskan bahwa solusi yang paling realistis adalah dengan membangun hunian vertikal, dan oleh karena itu program subsidi ini tidak akan berbentuk rumah tapak melainkan rusun.

Menteri Ara mengakui sudah dua kali bertemu dengan Gubernur Jakarta untuk mematangkan konsep ini.

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjawab tantangan ketersediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di ibu kota. Untuk merealisasikan proyek ini, Menteri Ara tak bekerja sendiri.

Ia menggandeng berbagai instansi terkait, termasuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Menteri PKP, Maruarar Sirait – Foto : Dok. Kementerian PKP

“Nanti Tapera, Kementerian Keuangan, dan kami bersama pemda-pemda, terutama di daerah perkotaan membuat skema baru untuk rusun, tapi dengan subsidi,” ungkap Menteri Ara.

Skema rinci program ini akan segera diumumkan dalam waktu dekat, menimbulkan antisipasi besar di kalangan masyarakat.

 Rumah Subsidi di Bogor

Tak hanya di Jakarta, Maruarar Sirait juga menyampaikan kabar baik bagi masyarakat di Bogor.

“Dilakukan di Bogor karena pertimbangannya di sana, pengembangnya bagus, berkualitas, sudah kita cek. Yang kedua juga di Bogor dari data kami kemiskinan ekstrem itu dari segi jumlah paling banyak di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Rencananya pada Senin (29/09/25) mendatang, akan diadakan akad massal untuk 25 ribu debitur rumah subsidi di Bogor, Jawa Barat. (YA)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *