Katanya Penguasa Paris ? Rekor Kandang Paris Saint-Germain Dihancurkan AS Monaco!

Ligue 1: Jangan Sampai Chelsea Tahu! Lubang Menganga di Pertahanan PSG Dibongkar Monaco 1-3

Paris, Prancis – Ada kalanya sepakbola tidak berpihak pada dominasi, melainkan pada ketenangan mencuri peluang. Hal itul dialami Paris Saint-Germain saat menjamu AS Monaco pada Sabtu (07/03/26) dinihari.

Setelah mencatatkan tujuh kemenangan beruntun, rekor impresif Les Parisiens akhirnya terhenti di tangan tim tamu dengan skor telak 1-3.

Kekalahan ini menjadi sorotan tajam, karena terjadi tepat di kandang kebanggaan mereka, Parc des Princes, dan menjadi kekalahan kandang pertama PSG di liga musim ini.

Meski mendominasi permainan, nasib buruk lewat dua gol “beruntung” Monaco menjadi pembeda di lapangan.

Nasib Apes di Balik Dominasi

PSG sebenarnya memulai laga dengan kepercayaan diri tinggi. Eksploitasi sisi sayap melalui Nuno Mendes dan Achraf Hakimi berulang kali merepotkan pertahanan Monaco.

  • Namun, Monaco yang tampil oportunistik justru mencuri gol lebih dulu melalui Maghnes Akliouche di menit ke-27 memanfaatkan kemelut bola muntah, setelah lini belakang PSG gagal menyapu bola dengan sempurna.
  • Luis Enrique sempat mencoba melakukan penyegaran di babak kedua dengan memasukkan “senjata” kreatif seperti Ousmane Dembele dan Lee Kang-in.
  • Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, PSG justru kecolongan lewat serangan cepat Aleksandr Golovin yang membuat skor menjadi 0-2 sepuluh menit setelah restart.

Asa Barcola Dipadamkan Balogun

AS Monaco vs Paris Saint-Germain – Foto: Dok. Monaco

Puncak drama terjadi di menit ke-71. Bradley Barcola berhasil memecah kebuntuan PSG lewat sepakan keras yang berbelok arah setelah mengenai bek Monaco. Stadion bergemuruh, asa untuk comeback membuncah.

Namun, hanya berselang dua menit, Folarin Balogun membalas dengan cara yang identik, tendangan terdefleksi yang mengecoh kiper Matvey Safonov, dan mengunci skor menjadi 1-3.

Statistik menunjukkan PSG terus membombardir gawang Monaco hingga menit ke-85 lewat Vitinha dan Gonçalo Ramos, namun tembok pertahanan Philipp Kohn terlalu kokoh untuk ditembus kembali.

Kekalahan ini memang menyakitkan, namun tak ada waktu bagi Marquinhos dan kawan-kawan untuk meratapi nasib.

Puncak klasemen masih dalam genggaman, dan tantangan yang jauh lebih besar sudah menanti di depan mata.

PSG harus segera memulihkan mental dan fisik, karena raksasa Inggris, Chelsea akan bertamu ke Paris dalam laga leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League.

Luis Enrique kini punya tugas berat untuk memastikan kesalahan defensif saat melawan Monaco, tidak terulang di panggung Eropa. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *