Korban Banjir-Longsor Sumatra Tembus 1.177 Jiwa

Data Terbaru BNPB di Hari ke-38

Sumatra – Angka kematian akibat bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus meningkat.

Hingga Minggu (4/1/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal dunia telah mencapai 1.177 orang.

Kepala Pusat Data dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan adanya penambahan sepuluh korban jiwa dalam 24 jam terakhir.

Data ini merupakan hasil rekapitulasi terbaru dari upaya penanganan pascabencana yang kini telah memasuki hari ke-38.

“Kemarin rekapitulasi kita di-cut-off pukul 16.00 itu 1.167, hari ini bertambah 10 menjadi 1.177 jiwa meninggal dunia,” ujar Abdul yang dikutip dari siaran Langsung Youtube BNPB

Pemutakhiran Data Korban Hilang

Di tengah upaya evakuasi, tim di lapangan terus melakukan verifikasi ketat terhadap daftar orang hilang.

Proses ini melibatkan identifikasi jenazah secara mendalam serta sinkronisasi data dengan laporan dari tingkat desa hingga kecamatan.

Kepala Pusat Data dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari-Foto: Dok. BNPB

Menariknya, terdapat penurunan jumlah pada daftar orang hilang setelah dilakukan koreksi administratif. Berikut adalah rincian status pencarian saat ini:

  • Total Korban Meninggal: 1.177 jiwa.
  • Daftar Pencarian (Orang Hilang): 148 jiwa.
  • Pengurangan Daftar Hilang: 17 nama (berdasarkan koreksi keluarga dan pihak desa).

Abdul menjelaskan bahwa pengurangan 17 nama tersebut terjadi karena adanya konfirmasi ganda atau ditemukannya warga yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh anggota keluarga.

Selain korban jiwa, fokus penanganan juga tertuju pada ratusan ribu warga yang kehilangan tempat tinggal.

Kabar baik datang dari Provinsi Aceh, di mana jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan meski angkanya masih sangat besar.

“Total saat ini 242.174 jiwa yang masih mengungsi (di Aceh),” tambah Abdul Muhari.

Tim SAR gabungan masih terus disiagakan di titik-titik rawan untuk mencari 148 orang yang belum ditemukan.

Sementara itu, bantuan logistik dan pemulihan infrastruktur terus diupayakan untuk memfasilitasi para pengungsi agar bisa segera kembali ke hunian yang layak atau lokasi relokasi.(NR)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *