London, Inggris — Setelah kepedihan kekalahan di Piala Super UEFA beberapa hari lalu, Tottenham Hotspur memasuki musim baru Liga Inggris dengan satu misi: mengobati luka dan bangkit.
Di hadapan pendukung setia mereka di Tottenham Hotspur Stadium, The Lilywhites berhasil menjalankan misi tersebut dengan gemilang.
Sebuah kemenangan telak 3-0 atas tim promosi Burnley, menjadi penanda dimulainya era baru di bawah asuhan pelatih Thomas Frank.
Kemenangan ini tak lepas dari penampilan luar biasa dari Richarlison. Bintang asal Brasil ini tampil brilian dan berhasil memukau para penonton dengan dua golnya, salah satunya dicetak dengan cara yang spektakuler.
Di sisi lain, Burnley, meskipun memberikan perlawanan yang gigih, masih harus beradaptasi dengan kerasnya Liga Inggris dan kesulitan menembus pertahanan kokoh Spurs.

Dominasi Penuh & Magis Richarlison
Sejak awal, Tottenham Hotspur menunjukkan dominasi mereka.
- Menit ke-10: Gol pembuka tercipta berkat kolaborasi apik dua pemain baru. Mohammed Kudus melepaskan umpan silang akurat, yang disambut dengan tembakan tajam oleh Richarlison dan berhasil merobek gawang Burnley. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
- Menit ke-60: Usai jeda, pasangan maut ini kembali beraksi. Kudus kembali melepaskan umpan silang, dan kali ini, Richarlison membalasnya dengan cara yang tak terduga: tendangan salto indah yang langsung menghujam gawang lawan, menggandakan keunggulan Spurs.
- Menit ke-66: Pesta gol ditutup oleh Brennan Johnson selang enam menit dari keunggulan ganda Tottenham. Umpan terukur dari Pape Matar Sarr (yang sebelumnya mengambil bola dari Richarlison) berhasil diteruskan Johnson melewati kiper Martin Dúbravka, mengubah skor menjadi 3-0 hingga akhir laga.
Usai pertandingan, Pelatih Thomas Frank tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya. Dikutip dari Situs Resmi Tottenham Hotspur, ia memuji mentalitas timnya yang mampu bangkit dari kekecewaan besar.
“Lega, bahagia. Dalam hidup dan sepakbola, kita tidak bisa menganggap remeh apa pun. Kami tahu kami akan melawan Burnley di kandang, ini pertandingan yang ‘harus menang’ di atas kertas, tetapi kami juga tahu itu tidak semudah itu. Ini sepakbola,” ujar Frank.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada seluruh tim, atas kerja keras mereka dalam waktu yang singkat setelah final Piala Super UEFA.
“Itu adalah pemulihan yang singkat setelah kekecewaan besar… dan para pemain sudah siap. Penghargaan besar untuk departemen medis dan performa yang telah membalikkan keadaan dalam waktu sesingkat itu,” tambahnya.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Spurs untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di depan. Pekan depan, mereka akan bertamu ke Etihad Stadium untuk melawan salah satu jawara Liga Inggris, Manchester City.
Kemenangan ini adalah pesan yang jelas dari Tottenham Hotspur. Di bawah asuhan Thomas Frank, tim ini tidak hanya memiliki talenta, tetapi juga mentalitas untuk bangkit dari keterpurukan.
Dengan Richarlison dan Kudus yang langsung nyetel, Spurs membuktikan bahwa mereka siap menjadi penantang serius musim ini.
Momen kekalahan di final kini menjadi pemantik semangat, membuka jalan menuju kampanye Liga Inggris yang penuh harapan. (VT)
Baca juga :





