Magis Benzema Pandu Al-Ittihad Menuju Kejayaan Atas Al-Riyadh!

Saudi Pro League: Bertanding Dengan 10 Pemain, Al-Ittihad Tetap Catat Kemenangan Tipis 2-1

Jeddah, Arab Saudi – Usai jeda internasional, Saudi Pro League kembali berjalan pada Jumat (21/11/25).

Di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, sang juara bertahan, Al-Ittihad, melanjutkan upaya mereka untuk mempertahankan gelarnya dengan kemenangan krusial 2-1 atas Al-Riyadh.

Sejak periode awal pertandingan, Al-Ittihad memiliki dominasi total atas tamu mereka. Sang tuan rumah menikmati penguasaan bola yang jauh lebih tinggi, dan tampil dengan berbahaya di lini depan.

Dengan Al-Ittihad yang mengendalikan tempo permainan dan seluruh bagian lapangan, tentu tidak mengejutkan ketika mereka membuka papan skor pada menit 24.

  • Karim Benzema dan Moussa Diaby saling bekerja sama dalam menciptakan keunggulan pertama Al-Ittihad.
  • Benzema mengoper bola kepada Diaby dan langsung mengambil posisi di tengah kotak penalti.
  • Usai menerima bola dari Benzema, Diaby melesat dari sisi kanan dan kemudian melepaskan sebuah umpan silang, dituntaskan dengan matang oleh sundulan Benzema.

Al-Ittihad, yang memegang kendali permainan dengan sangat erat, bermain dengan cukup nyaman dalam sisa babak pertama.

Kontras dengan pihak tuan rumah, Al-Riyadh sama sekali tidak berdaya di lapangan, dan selama ini hanya mencatat satu tembakan.

Al-Riyadh bahkan menggandakan keunggulan Al-Ittihad dengan sebuah gol bunuh diri, tepat dalam penghujung babak pertama.

  • Pada menit 42, meskipun berada di sudut yang cukup sempit di sisi kanan gawang, N’Golo Kante tetap mengambil kesempatan untuk melepaskan sebuah tembakan.
  • Tendangan pertama Kante berhasil dihalau, dan kesempatan keduanya dicegat oleh bek Al-Riyadh, Mohammed Al Khaibari.
  • Sayangnya bagi Al Khaibari, bola tersebut justru memantul ke dalam gawangnya sendiri. Gol tersebut lantas dianggap sebagai gol bunuh diri.

Usai jeda turun minum, tempo permainan Al-Riyadh mulai meningkat dan sang tamu memberikan perlawanan tegas yang menuntut kewaspadaan Al-Ittihad.

Al-Riyadh memiliki beberapa peluang serangan yang masih mampu ditangani oleh Predrag Rajkovic.

Namun, momen paling manis bagi Al-Riyadh terjadi pada menit 73, ketika Moussa Diaby diusir dari lapangan dengan kartu merah, atas pelanggarannya terhadap Abdullah Tarmin.

Dengan Al-Ittihad yang kini kehilangan salah satu pemain kunci mereka, Al-Riyadh mengambil risiko dan menekan sang juara bertahan.

Tekad Al-Riyadh terbayar manis empat menit kemudian, ketika mereka berhasil memperkecil ketertinggalannya.

  • Yahia Al Shehri menyajikan sebuah umpan manis yang terbang menuju kotak penalti, dimana Mamadou Sylla dengan sigap menyambar bola tersebut dan menggoyangkan gawang Al-Ittihad.

Gol Sylla memberi harapan kecil bagi Al-Riyadh, yang terus menekan tim tuan rumah demi mengejar ketertinggalannya.

Memanfaatkan keunggulan jumlah pemainnya, Al-Riyadh mengerahkan segala kemampuan mereka untuk menyelamatkan dirinya.

Akan tetapi, Al-Ittihad menjaga ketenangannya dan tetap bermain dengan kepala dingin. Pada akhirnya, Al-Ittihad berhasil mempertahankan keunggulannya dan mengamankan tiga poin dari laga ini.

Hasil ini memiliki makna yang cukup penting dalam perjuangan Al-Ittihad di papan klasemen Saudi Pro League. Dengan tiga poin yang diraih dari pertemuan ini, Al-Ittihad untuk sementara menempati posisi ke-7 dengan 14 poin.

Sang juara bertahan masih memiliki jalan yang sangat panjang menuju bagian atas klasemen, namun kemenangan ini merupakan sebuah langkah krusial yang akan membantu perjuangan mereka pada musim ini. (VT)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *