Monchengladbach, Jerman – Pekan pertandingan ke-12 Bundesliga dibuka dengan pertemuan antara Borussia Monchengladbach dan RB Leipzig pada Sabtu (29/11/25), yang berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Kedua tim mendatangi pertandingan ini dengan penuh rasa percaya diri berkat momentum positifnya dalam beberapa laga terakhir.
Akan tetapi, tempo permainan dalam periode awal cukup lambat. Lini tengah Monchengladbach & Leipzig tampil brilian, namun akibatnya, kedua tim memiliki kesulitan untuk memasuki daerah pertahanan lawan mereka.
Sebagian besar jalan babak pertama dihabiskan di bagian tengah lapangan, dan lantas, kedua tim masih imbang 0-0 saat memasuki jeda turun minum.
Situasi di lapangan langsung berubah pada babak kedua. Hanya dua menit setelah pertandingan dilanjutkan, Monchengladbach langsung menjebol gawang Leipzig, melalui gol Franck Honorat.
Sayangnya bagi tim tuan rumah, gol tersebut dianulir oleh VAR, yang menyatakan bahwa Honorat berada di posisi offside.

Meskipun pahit, momen tersebut menjadi dorongan sempurna bagi Monchengladbach, yang kini tampil lebih ganas di lini depan dan mulai mencari peluang serangan.
Disisi lain, Leipzig juga tidak tinggal diam dan bergerak sigap di lapangan. Leipzig memiliki kesempatan yang lebih banyak dibanding Monchengladbach, akan tetapi penyelesaian akhirnya masih kurang sempurna.
Pada menit 76, insiden yang melibatkan VAR kembali terjadi di lapangan. Kali ini, wasit memberikan hadiah penalti kepada Monchengladbach, setelah Shuto Machino dijatuhkan di daerah terlarang oleh Will Orban.
Untuk kedua kalinya, Leipzig kembali selamat dari momen pahit, setelah VAR membatalkan keputusan sang wasit.
Setelah itu, Monchengladbach menghabiskan sisa waktu pertandingan menangani hujan serangan Leipzig.
Leipzig terus menekan sang tuan rumah, namun pada akhirnya, tidak ada satu pun kesempatan mereka yang berakhir menjadi gol.
Hasil tersebut memiliki dampak yang kurang memuaskan bagi perjuangan kedua tim di klasemen Bundesliga
Monchengladbach kehilangan kesempatannya untuk meluncur menuju papan atas klasemen.
Sementara itu, kursi Leipzig di posisi kedua kini terancam. Apabila Leverkusen, yang duduk tepat di belakang Leipzig, sukses menang dalam pertemuannya, Leverkusen akan merebut posisi Leipzig.
Meskipun demikian, pasukan Monchengladbach tetap meninggalkan lapangan dengan kepala tinggi.
Dalam wawancara pasca pertandingan, pelatih Monchengladbach, Eugen Polanski, memandang hasil laga ini dengan pandangan positif.
“Kami senang bisa meraih satu poin melawan Leipzig. Tentu saja, kami ingin menang, tetapi mengingat kami melawan tim di posisi kedua, kami tentu saja puas dengan penampilan dan cara kami menghadapinya.” ucap Polanski, dikutip dari situs resmi Borussia Monchengladbach.
Kini, kedua kubu tersebut fokus mempersiapkan dirinya menjelang babak 16 besar DFB Pokal.
Lawan Monchengladbach dalam laga tersebut adalah wakil Bundesliga lainnya, St. Pauli. Disisi lain, Leipzig akan menjamu klub kasta kedua, 1. FC Magdeburg. (VT)





