Solna, Swedia – Swedia akhirnya resmi kembali ke panggung sepakbola tertinggi jagat raya. Melalui laga dramatis yang diwarnai aksi saling balas gol, skuat Blagult sukses menumbangkan Polandia dengan skor tipis 3-2 pada final play-off Eropa di Friends Arena, Rabu (01/04/26) dinihari.
Gol penentu kemenangan yang dicetak Viktor Gyokeres tidak hanya mengunci tiket menuju FIFA World Cup 2026, tetapi juga menuntaskan misi balas dendam atas kegagalan mereka empat tahun silam.
Balas Dendam di Friends Arena
Pertandingan ini mengusung aroma emosional yang kental bagi publik Swedia. Pasalnya, Polandia adalah tim yang menjegal langkah mereka menuju Piala Dunia Qatar 2022.
Namun kali ini, sejarah tidak berulang. Di bawah asuhan pelatih Graham Potter, Swedia tampil menyerang sejak menit awal.
- Anthony Elanga membuka keunggulan di menit ke-19 setelah memanfaatkan umpan cerdik Yasin Ayari.
- Meski Polandia sempat menyamakan kedudukan melalui Nicola Zalewski, Swedia kembali unggul sesaat sebelum turun minum lewat sundulan Gustaf Lagerbielke.
- Laga kian memanas di babak kedua ketika Karol Swiderski kembali membuat skor imbang 2-2
- Akhirnya Viktor Gyokeres muncul sebagai pahlawan di penghujung laga. Dengan memanfaatkan assist Besfort Zeneli, Gyokeres berhasil menutup skor 3-2 untuk Swedia.
Hasil ini menjadi akhir dari penantian panjang, yang menjadi partisipasi pertama Swedia di Piala Dunia sejak Rusia 2018. Sementara Potter menjadi pelatih asal Inggris kedua yang sukses membawa Swedia lolos ke putaran final dunia setelah George Raynor (1958).

Keberhasilan ini terasa kian spesial, mengingat Swedia tampil tanpa dua penyerang bintang mereka, Alexander Isak dan Dejan Kulusevski, yang harus absen karena cedera.
Namun, kedalaman skuat yang dimiliki Graham Potter terbukti mumpuni. Nama-nama seperti Victor Lindelof di lini belakang dan ketajaman Gyokeres menjadi tulang punggung yang solid.
Kemenangan itu membuat Swedia dipastikan bergabung di Grup F bersama Tunisia, Belanda, dan Jepang. Swedia akan memulai laga mereka di putaran final Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Tunisia di Guadalupe.
Tantangan sesungguhnya akan hadir di laga-laga berikutnya saat mereka harus beradu taktik dengan raksasa Eropa, Belanda, serta tim kuat Asia, Jepang.
Dengan kontrak Potter yang baru saja diperpanjang hingga 2030, Swedia menatap turnamen ini dengan ambisi besar untuk mengulang memori manis tahun 1958.
Kemenangan 3-2 atas Polandia bukan sekadar hasil di atas kertas, ini adalah pernyataan kembalinya sang raksasa Skandinavia ke jajaran elit sepakbola dunia.
Friends Arena menjadi saksi bagaimana air mata kegagalan di masa lalu, berubah menjadi sorak sorai kejayaan. (*)
Babak Penyisihan Piala Dunia 2026 :
| Pos | Group F | Poin |
| 1 | Tunisia | 0 |
| 2 | Belanda | 0 |
| 3 | Jepang | 0 |
| 4 | Swedia | 0 |
Baca juga :





