Manchester – Manchester City kembali ke jalur kemenangan di Liga Premier dengan performa dominan, menundukkan Bournemouth 3-1 di Etihad Stadium.
Kemenangan ini krusial, membawa The Citizens melompat ke posisi kedua, enam poin di belakang pemuncak klasemen.
Bintang laga itu, Erling Haaland, membuktikan mengapa ia dijuluki The Terminator dengan mencetak brace yang dieksekusi dengan dingin, hanya berjarak dua gol lagi dari ‘Klub 100’ Liga Premier.
Namun, Man of the Match dibagi bersama Rayan Cherki, pemain muda yang baru comeback dari cedera dan memberikan dua assist brilian untuk Haaland.
Ancaman Dibalas Gol Cepat
Pertandingan langsung memanas. Hanya dalam satu menit, gawang City sempat bobol sebelum gol tersebut dianulir karena offside. Peringatan itu dibayar tuntas oleh The Blues.
- Pada menit ke-17, Rayan Cherki menunjukkan visi luar biasa. Umpan sundulan cerdiknya membelah lini tengah dan pertahanan Bournemouth, mengirim Erling Haaland berlari kencang. Haaland, dengan ketenangan khasnya, menyarangkan bola di bawah kiper Petrovic.
- Keunggulan tersebut hanya bertahan sebentar, setelah Tyler Adams menyambar bola muntah Donnarumma, membuat skor imbang 1-1. Namun, gol balasan ini justru memicu agresivitas City.
- Gol kedua Haaland, lahir dari assist kedua Cherki di menit ke-33. Chip pass halus melengkung melewati pertahanan lawan, dan kembali dieksekusi Erling Haaland membuat skor menjadi 2-1.
Pemain Norwegia itu kini menjadi momok yang diakui lawan. bahkan Manajer Bournemouth, Andoni Iraola mengakui bahwa, “Melawan pemain lain Anda mungkin punya waktu untuk memperbaiki, tetapi melawan Haaland itu mustahil.”
Bukti Kedalaman Skuad
Meskipun Haaland dan Cherki mendominasi perhatian di babak pertama, babak kedua menegaskan kedalaman skuad City.
Setelah melewati beberapa penyelamatan apik dari kiper lawan, Nico O’Reilly mencetak gol indah pada menit ke-60.
Gelandang tersebut menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan sudut yang melengkung indah masuk ke tiang jauh.
O’Reilly, yang bermain tenang dan kuat di lini tengah, dipuji sebagai pemain yang mampu mengatasi gaya bermain Bournemouth yang ‘penuh aksi’.

Momen paling dinanti fans datang menjelang akhir laga, ketika Rodri kembali ke lapangan setelah absen hampir sebulan, memberikan dorongan moral dan ketenangan di lini tengah menjelang jadwal krusial.
Kemenangan ini tak hanya menempatkan City di posisi kedua klasemen sementara Liga Premier dengan 19 poin, tetapi juga memperpanjang rekor sempurna mereka di kandang menjadi 9 kemenangan beruntun.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola pun memberikan pujian tinggi atas semangat juang timnya.
“Mereka sangat agresif dan memiliki banyak energi. Saya memberikan penghargaan luar biasa untuk kemenangan ini karena Bournemouth berada dalam fase yang bagus,” kata Pep dikutip dari Situs Resmi Manchester City.
Haaland, dengan total 13 gol dalam 10 pertandingan, kini memimpin perburuan Golden Boot dengan selisih yang lebar.
Target pribadinya jelas, dia ingin mencapai 100 gol Liga Premier secepat mungkin dan “membantu tim menjadi lebih baik.”
Kemenangan dramatis ini menjadi modal penting, yang membawa Manchester City menuju treble tantangan di depan.
Setelah sukses membungkam Bournemouth dan mengamankan posisi di papan atas, The Citizens kini mengalihkan fokus ke ajang Eropa.
Tantangan berikutnya adalah menghadapi Borussia Dortmund di Liga Champions, dan puncaknya menjamu juara bertahan Liverpool akhir pekan depan, sebuah laga yang bisa menentukan arah perebutan gelar musim ini.
Momentum telah ada di tangan City, dan mereka siap membuktikan bahwa mereka tidak akan mudah goyah dalam perburuan gelar. (*)
Hasil lainnya Liga Inggris :
- West Ham vs Newcastle: 3-1
Baca juga :





