Bergamo, Italia – Sepakbola Italia kembali diguncang kontroversi besar. Napoli harus pulang dengan tangan hampa setelah ditundukkan Atalanta 1-2 di Gewiss Stadium.
Namun kekalahan ini menyisakan kemarahan besar, akibat serangkaian keputusan wasit Daniele Chiffi yang dianggap “berat sebelah”. Pertandingan ini berubah menjadi panggung protes keras dari pihak Napoli.
Drama ini dimulai dengan manis bagi tim tamu ketika Sam Beukema mencetak gol di menit ke-18 memanfaatkan umpan manis Miguel Gutierrez.
Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Atalanta bangkit melalui Mario Pasalic (60′) dan gol kemenangan Lazar Samardzic di penghujung laga.
Sayangnya, bukan skor akhir yang menjadi buah bibir, melainkan dua keputusan VAR yang dianggap menghancurkan asa Napoli.
Ketika Keputusan Berubah Drastis
Laga ini sebenarnya bisa berakhir sangat berbeda jika keputusan awal wasit tetap konsisten. Napoli merasa dirugikan lewat dua momen kunci:
- Penalti yang Dibatalkan: Rasmus Hojlund terjatuh di kotak terlarang. Wasit awalnya menunjuk titik putih, namun setelah “bisikan” VAR, ia membatalkan keputusan tersebut tanpa melakukan peninjauan ulang yang memuaskan pihak Napoli.
- Gol “Hantu” Miguel Gutierrez: Napoli sempat mencetak gol kedua yang seharusnya membuat mereka unggul 2-0. Namun, gol Gutierrez dianulir karena Hojlund dianggap melakukan pelanggaran terlebih dahulu. Ironisnya, wasit Chiffi tidak memeriksa monitor VAR untuk kejadian krusial ini.
Direktur Napoli, Giovanni Manna tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dalam wawancara pasca-laga, ia melontarkan kritik pedas yang jarang terdengar sefrontal ini di Serie A.
“Saya tidak punya kata-kata lagi. Tidak ada alasan masuk akal mengapa gol Gutierrez dianulir. Mengapa wasit tidak melihat ulang layar monitor ? Kami sudah cukup sabar dengan masalah di Turin dan Verona, tapi sekarang tiket Liga Champions yang jadi taruhannya. Kami bukan orang bodoh,” tegas Manna dikutip dari Situs Resmi Napoli.
Senada dengan Manna, Miguel Gutierrez merasa kemenangan timnya telah dicuri. Ia menegaskan bahwa Hojlund tidak melakukan pelanggaran apa pun dalam proses gol keduanya yang dianulir tersebut.
Sebaliknya, Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino memuji timnya atas kemenangan dalam pertandingan tersebut.
“Para pemain menunjukkan ketangguhan yang nyata,” ungkap Palladino dikutip dari Situs Resmi Atalanta.
Kekalahan ini membuat posisi Napoli di papan atas terancam. Ambisi mereka untuk kembali ke kompetisi tertinggi Eropa kini terganjal bukan hanya performa lawan, melainkan juga oleh ketidakkonsistenan teknologi di lapangan hijau. (*)
Hasil Lainnya Serie A :
- Genoa vs Torino: 3-0
Baca juga :





