Naples, Italia – Juara bertahan Serie A, Napoli, terpaksa mengakhiri perjalanannya di Champions League dalam fase liga, setelah ditumbangkan oleh Chelsea dengan skor ketat 3-2 pada Kamis (29/01/26).
Napoli sebetulnya membuka pertemuan ini dengan nada yang cukup baik. Meskipun sempat tertinggal terlebih dahulu akibat penalti The Blues, pasukan Partenopei memberikan tanggapan tegas dan berhasil merebut keunggulan skor sebelum akhir babak pertama.
- 19’: Gol perdana dalam pertemuan ini datang dari tendangan titik putih Chelsea, yang diberikan usai pelanggaran handball Juan Jesus.
- Enzo Fernandez, yang dipercayakan sebagai algojo tamu, sukses melaksanakan tugasnya dengan nada dingin.
- 33’: Napoli baru bisa memberikan balasannya usai melewati setengah jam waktu pertandingan. Dengan gerakan lincah, Antonio Vergara menyelip melewati barisan pertahanan Chelsea dan masih bisa melepaskan tembakan akurat ketika ia dijatuhkan oleh lawannya.
- 43’: Situasi papan skor beralih pihak dengan Partenopei, setelah Rasmus Hojlund menuntaskan umpan silang Mathias Oliveira dengan sebuah penyelesaian matang dari tengah kotak penalti.

Napoli memasuki jeda pergantian babak dengan kepala tinggi, usai merespons dominasi dini sang tamu dan membatalkan keunggulan lawannya.
Akan tetapi, ketika permainan kembali dilanjutkan, kepercayaan diri Napoli sepertinya mulai hilang.
Penguasaan bola lagi-lagi dikendalikan oleh Chelsea, yang kini menekan daerah lapangan tuan rumah tanpa henti.
Lini belakang Napoli mengerahkan segala kemampuannya untuk menangani ancaman The Blues, tetapi pada akhirnya, mereka kewalahan dan gagal mempertahankan keunggulannya di papan skor.
- 61’: Usai dipersiapkan oleh Cole Palmer, Joao Pedro mengambil kesempatannya dari jarak jauh dan sukses merobek gawang Napoli tanpa memasuki kotak penalti tuan rumah.
Kekhawatiran Napoli kini menjadi semakin memburuk. Sang juara Italia masih berupaya keras untuk memperbaiki keadaan dan merebut kendali di tengah lapangan.
Akan tetapi, Napoli menerima perlawanan tangguh dari para pendatang, yang kini giat mencari gol penentu kemenangan.
Sayangnya, tembok pertahanan Napoli tidak bisa bertahan lama. Dalam penghujung pertandingan, Chelsea akhirnya sukses mengklaim gol ketiga yang mengunci kemenangan mereka dalam laga kali ini.
- 82’: Duo Cole Palmer dan Joao Pedro kembali membawa maut kepada tuan rumah.
- Palmer mengirim sebuah umpan terobos yang berhasil dikejar oleh rekannya. Kemudian, tanpa berhenti, Pedro menerjang gawang Napoli dan melepaskan tembakan datar yang menemukan sudut jauh gawang.
Harapan Napoli untuk menyelamatkan dirinya lantas musnah akibat gol tersebut dan pada akhirnya, pasukan Partenopei meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk, setelah perjuangannya di UCL menemui akhir dini.
Napoli menutup perjalanannya di posisi ke-30 dalam klasemen akhir fase liga, jauh di luar zona play off.
Akibat kegagalannya pada pertemuan ini, Napoli menjadi juara Serie A pertama sejak Juventus pada musim 2013/14 lalu yang gagal melewati babak grup/fase liga UCL.
Uniknya, pelatih Juventus pada musim tersebut tidak lain adalah Antonio Conte, yang saat ini membimbing Partenopei.
Dilansir dari UEFA, Conte tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya dengan hasil pahit laga ini.
“Ini mengecewakan, terutama mengingat hasil pekan lalu di Kopenhagen. Malam ini, Chelsea lebih baik di sepertiga akhir lapangan, tetapi para pemain secara keseluruhan bermain bagus. Saya ingin tetap bertahan di kompetisi ini.”
Setelah ini, Napoli akan mencari sembuhan lukanya saat berhadapan melawan Fiorentina dalam pekan pertandingan Serie A. Di sisi lain, tugas Chelsea di Premier League mempertemukan sang juara dunia dengan West Ham United.
AS Monaco 0-0 Juventus

Sementara itu, wakil Serie A lainnya, Juventus, terlibat dalam sebuah pertandingan yang berjalan dengan cukup berbeda.
Si Nyonya Tua berhadapan melawan AS Monaco, dalam sebuah kontes ketat yang berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Monaco memiliki beberapa peluang bagus di depan gawang Juventus sepanjang jalan babak pertama.
Tetapi, usai meninggalkan jeda turun minum, pasukan Bianconeri memberikan tanggapan tegas dan membalas dengan serangannya sendiri.
Namun pada akhirnya, baik Monaco maupun Juventus tidak mampu memecahkan kebuntuan skor dalam seluruh 90 menit waktu pertandingan.
Lantas, kedua tim tersebut harus puas saling berbagi poin dalam laga terakhirnya di fase liga.
Meskipun hasil laga ini jelas kurang memuaskan bagi kedua tim, harapan Monaco dan Juventus untuk menempatkan dirinya di babak 16 besar masih hidup, setelah mereka tetap bertahan di zona play off. (VT)
Baca juga :





