Udine, Italia – Dua raksasa sepak bola Italia, Napoli dan Juventus, masing-masing menjalani laga penting yang menawarkan kesempatan emas dalam upaya mereka untuk memanjat tangga klasemen Serie A.
Napoli, yang kini masih berjuang keras untuk melompat ke puncak klasemen, mendatangi markas Udinese. Sayangnya, sang juara bertahan justru ditekuk oleh tim tuan rumah dengan skor tipis 1-0.
Sementara itu, pertemuan Juventus dengan Bologna di stadion Renato Dall’Ara juga ditutup dengan hasil serupa, 1-0.
Udinese 1-0 Napoli

Napoli, yang dianggap sebagai pihak favorit dalam pertemuan ini, justru tampil sebagai tim yang lebih sunyi di tengah lapangan.
Dalam seluruh babak pertama, I Partenopei hanya mampu mencatat dua tembakan ke arah gawang Udinese. Angka tersebut berbeda jauh dengan sang tuan rumah, yang melepaskan delapan tembakan dalam 45 menit pertama.
Udinese pun selama ini juga lebih aktif di bagian serangan, dengan Christian Kabalese dan Jurgen Ekkelenkamp yang hampir membuka papan skor bagi pihak tuan rumah.
Dalam babak kedua, Udinese, yang kini sudah jelas merupakan tim yang lebih kuat, mengukir dua gol yang sayangnya dianulir oleh VAR.
Tidak lama setelah pertandingan kembali dilanjutkan, Keinan Davis menemukan jaring gawang Napoli. Sayangnya, tinjauan VAR menunjukkan bahwa Davis berada di posisi offside.
Gol kedua Udinese yang dianulir oleh VAR mengundang murka pendukung tim tuan rumah.
Nicolo Zaniolo juga berhasil menghantam gawang I Partenopei, namun, sang wasit menyatakan bahwa sebelum gol tersebut, telah terjadi sebuah pelanggaran.
Meskipun demikian, semangat Udinese tidak pernah patah. Tidak lama setelah momen tersebut, pada menit 73, sang tuan rumah akhirnya berhasil membuka papan skor.
- Setelah menerima umpan Davis, Ekkelenkamp mengecoh lawannya, dan kemudian melepaskan tembakan jarak jauh yang melayang menuju gawang Napoli.
Napoli, yang selama ini memiliki kehadiran minim di tengah lapangan, mulai menunjukkan niat serangan dalam penghujung pertandingan.
Rasmus Hojlund dan Lorenzo Lucca memiliki kesempatan terbaik untuk menyelamatkan I Partenopei, namun pada akhirnya, sang juara bertahan harus rela menelan hasil pahit dalam kunjungan kali ini.
Dalam jumpa pers pasca pertandingan, Pelatih Napoli, Antonio Conte tidak hanya merenungkan hasil laga ini, namun juga performa tim asuhannya dan situasi skuad Napoli yang kehilangan beberapa pemain akibat cedera.
“Tentu saja, kami telah kalah dalam tujuh pertandingan tandang sejauh ini dan kami harus merenungkan hal itu, tetapi kami tahu bahwa kami kesulitan karena beberapa pemain absen.” ujar Conte, sebagaimana dilansir dari Situs Resmi Napoli.
“Tetapi saya akan mengatakannya lagi, kita tidak boleh kehilangan antusiasme atau kepercayaan karena ini akan menjadi musim yang panjang dan sulit. Kita akan membutuhkan dukungan semua orang.”
Pertandingan ini merupakan kesempatan besar bagi Napoli untuk merebut posisi puncak klasemen Serie A. Namun sayangnya, I Partenopei kini masih tertahan di posisi ketiga, tepat di bawah Inter dan AC Milan dengan 31 poin.
Hasil tersebut juga bukan pertanda bagus menjelang laga berikutnya, dimana Napoli akan menjalani babak semifinal Supercoppa Italiana yang di gelar di Arab Saudi.
Sebagai juara bertahan Serie A, lawan I Partenopei dalam pertandingan mendatang adalah runner up Coppa Italia musim lalu, AC Milan.
Bologna 0-1 Juventus

Disisi lain, kunjungan Juventus berakhir dengan nada yang lebih positif. Dalam babak pertama, kontes ini berjalan dengan cukup sengit.
Bologna menyambut kedatangan tamu mereka dengan penampilan tangguh, namun Juventus juga tidak kalah dan selalu bermain dengan berbahaya.
Sang tamu sempat menggelar selebrasi usai 30 menit waktu pertandingan ketika Jonathan David membobol gawang Bologna. Sayangnya, gol tersebut dianulir akibat offside.
Kedua kubu tersebut terbukti saling seimbang di lapangan, dan lantas, kedudukan masih menunjukkan skor kacamata ketika laga memasuki jeda turun minum.
Dalam babak kedua, I Bianconeri langsung tancap gas demi memecahkan kebuntuan skor. Kerja keras mereka dalam seluruh pertandingan ini akhirnya terbayar manis pada menit 64.
- Juan Cabal, yang tidak dikawal oleh pertahanan Bologna di dalam kotak penalti, berhasil menuntaskan umpan silang Kenan Yildiz dengan sebuah sundulan sempurna.
Situasi Bologna semakin memburuk ketika Torbjorn Heggem dihukum dengan kartu merah, atas pelanggarannya terhadap Lois Openda, tidak lama usai gol Cabal.
Kini unggul di papan skor dan dalam jumlah pemain, I Bianconeri tidak memiliki masalah dalam mengambil alih tempo permainan.
Hingga penutupan laga, Juventus tidak mampu menggandakan keunggulannya. Namun, tim tamu juga tidak pernah mendapat masalah dari Bologna.
“Ini kemenangan besar melawan tim yang bagus. Kita bisa mengambil banyak pelajaran dari kemenangan ini, dan para pemain pantas mendapatkan banyak pujian malam ini.” ucap Pelatih Juventus, Luciano Spalletti dikutip dari Situs Resmi Juventus.
Hasil tersebut menjadi langkah penting bagi Juventus, yang kini masih berjuang untuk menembus papan atas klasemen Serie A.
Dengan kemenangan ini, Juventus naik ke posisi kelima, hanya berselisih empat poin dengan bagian empat besar klasemen.
Dan tentunya, laga berikutnya menawarkan kesempatan emas untuk I BIanconeri. Lawan Juventus di pertandingan selanjutnya adalah AS Roma, yang saat ini menduduki posisi keempat. (VT)
Baca juga :





