Milan, Italia – Pekan ke-26 Serie A 2026 menyuguhkan plot twist yang tak terduga bagi dua raksasa Italia. AC Milan harus menelan pil pahit setelah dipermalukan Parma 0-1 di depan pendukungnya sendiri.
Sementara itu di Stadion Olimpico, AS Roma justru berpesta lewat kemenangan telak 3-0 atas Cremonese yang membawa mereka terbang tinggi ke posisi ketiga klasemen sementara.
Hasil kontras ini mengubah peta persaingan zona Liga Champions. Milan yang sempat berharap memperkecil jarak dengan puncak klasemen justru semakin tertinggal.
Sedangkan Roma sukses memanfaatkan momentum kekalahan rival-rivalnya, untuk merangsek naik menemani Napoli dengan raihan poin yang sama.
Tragedi Debut Jersey San Siro
Harapan para Milanisti untuk melihat debut jersey keempat mereka berakhir dengan kemenangan sirna seketika.
Meski mendominasi laga dengan aliran bola dari Modric hingga akselerasi Leao, gawang Parma seolah memiliki tembok tak kasat mata.

Leao & Pulisic berulang kali menghantam tiang gawang, & digagalkan kiper Corvi yang tampil heroik. Nasib sial Rossoneri memuncak di menit ke-84. Sebuah skema tendangan sudut dari Parma berhasil disambut Mariano Troilo, yang mengirim bola ke dalam gawang Mike Maignan.
Wasit Piccinini sempat menganulir gol tersebut karena dugaan pelanggaran, namun setelah berkonsultasi dengan VAR, keputusan berubah: gol sah, San Siro terdiam.
Ini adalah kekalahan kandang pertama Milan sejak Agustus tahun lalu, dan kini tertahan di posisi kedua dengan 54 poin, tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen.
Baca juga: Juventus Dipermalukan Sejarah Como, Inter Milan Terlalu Perkasa Untuk Dikejar!
AS Roma Pesta di Olimpico
Roma, Italia – Berbeda nasib dengan Milan, AS Roma justru tampil dewasa saat menjamu Cremonese.
Di tengah badai cedera yang memaksa Paulo Dybala dan kolega absen, Bryan Cristante muncul sebagai pahlawan di malam penampilannya yang ke-350 untuk klub.
Setelah babak pertama yang cenderung buntu, Roma mengamuk di babak kedua. Skema bola mati menjadi senjata mematikan asuhan Gian Piero Gasperini.
- Bryan Cristante memecah kebuntuan di menit ke-60.
- Disusul sontekan Evan N’Dicka yang mendapat assist dari Christante di menit ke-77.
- Pesta gol Serigala Ibukota ditutup dengan penyelesaian klinis pemain muda Niccolo Pisilli, empat menit jelang waktu normal usai.

Dua gol Roma lahir dari asis dan pergerakan cerdas Cristante dalam situasi sepak pojok. Hasil itu membuat Roma sukses menyalip Juventus, dan menyamai poin Napoli berkat kekalahan tak terduga yang dialami mereka.
Baca juga : Napoli Bertekuk Lutut di Tangan Atalanta 1-2, ‘Lelucon’ Wasit Dipertanyakan!
Takhta & Harapan Baru
Hasil pekan ini menciptakan anomali menarik di tabel klasemen Serie A. AC Milan, meski kalah, masih bertahan di posisi kedua dengan 54 poin, karena Napoli juga terpeleset.
Namun, margin 10 poin dari peringkat pertama membuat impian Scudetto perlahan mulai menguap, kecuali jika mereka bisa segera bangkit saat melawan Cremonese pekan depan.
Di sisi lain, AS Roma (50 poin) kini mengancam posisi Milan. Dengan hanya selisih 4 gol yang memisahkan mereka dari posisi kedua, laga melawan Juventus minggu depan akan menjadi ujian sesungguhnya.
Satu hal yang pasti, Serie A musim ini membuktikan bahwa tidak ada tim yang benar-benar aman, bahkan di rumah sendiri. (*)
Hasil Lainnya Serie A :
- Fiorentina vs Pisa: 1-0
- Bologna vs Udinese: 1-0
Baca juga :





