Raja Serie A vs Coppa Italia! Usai Lompati Inter, Bologna Kunci Tiket Melawan Napoli!

Supercoppa Italiana: Tekuk Inter Dalam Adu Penalti, Bologna Melesat Menuju Babak Final

Riyadh, Arab Saudi – Stadion Al-Awwal Park, yang lebih dikenal sebagai markas Al-Nassr, menjadi panggung sebuah laga sengit dalam babak semifinal Supercoppa Italiana.

Pertandingan kali ini melibatkan juara bertahan Coppa Italia, Bologna, dan runner-up Serie A musim lalu, Inter Milan.

Dari detik-detik awal, kontes ini sudah berjalan dengan cukup ketat. I Nerazzurri mengukir sebuah keunggulan dini, yang kemudian berhasil dilenyapkan oleh Bologna.

Dalam sisa waktu pertandingan, kedua tim terus bersaing dengan sengit, dan pada akhirnya, masih tertahan imbang 1-1 dalam penutupan waktu normal. Lantas, pemenang laga ini langsung ditentukan melalui babak adu penalti.

Bologna 1-1 Inter Milan

Bologna vs Inter Milan – Foto: Dok. Inter Milan
  • Hanya dua menit setelah kick-off, papan skor langsung dibuka oleh Inter. Umpan silang Alessandro Bastoni disambut dengan tendangan akrobat indah dari Marcus Thuram yang merobek gawang Bologna.

Tentunya, pertandingan ini masih terbuka lebar bagi kedua kubu. Dengan waktu laga yang baru saja dimulai, I Nerazzurri jelas belum bisa santai meskipun unggul di papan skor.

Kekhawatiran pasukan biru hitam Milan terwujud pada menit 35. Berkat handball bek Inter, Yann Aurel Bisseck, di daerah terlarang, Bologna diberikan hadiah tendangan penalti.

  • Sang juara Coppa Italia tidak menyia-nyiakan kesempatannya untuk menyamakan kedudukan. Riccardo Orsolini, yang dipercayakan sebagai algojo Bologna, berhasil melaksanakan tugasnya dengan nada dingin.

Dalam babak kedua, atmosfer di tengah lapangan menjadi semakin panas. Inter memiliki beberapa kesempatan emas yang hampir mengembalikan keunggulannya, namun sayangnya, serangan mereka masih bisa ditangani oleh kiper Federico Ravaglia.

Di sisi lain, barisan pertahanan I Nerazzurri tidak menyaksikan banyak aksi. Namun, di momen-momen terakhir babak kedua, Josep Martinez melaksanakan sebuah penyelamatan krusial yang menjaga harapan Inter dalam laga ini.

Pada akhirnya, ketika peluit akhir babak kedua dimulai, kedudukan antara kedua kubu masih menunjukkan skor imbang 1-1. Tanpa basa-basi, pertemuan ini pun dilanjutkan menuju babak adu penalti.

Babak Adu Penalti

Diskusi skuad Inter tepat sebelum babak adu penalti dimulai – Foto: Dok. Inter Milan
  • Bologna 1-1 Inter: Giliran pertama dipersembahkan kepada Inter, yang menunjuk Lautaro Martinez sebagai wakilnya. Martinez sukses mengeksekusi penaltinya, dan ia pun diikuti oleh penendang Bologna, Lewis Ferguson, yang juga menemukan jaring gawang.
  • Bologna 2-1 Inter: Namun mulai dari sini, malam Inter langsung berubah menjadi mimpi buruk. Bastoni, Nicolo Barrela, dan Ange-Yoan Bonny secara beruntun gagal menemukan targetnya dari titik putih.
  • Wakil kedua dan ketiga Bologna, Nikola Moro dan Juan Miranda, juga gagal melaksanakan tugasnya.
  • Namun, harapan Bologna masih hidup ketika penendang keempatnya, Jonathan Rowe, berhasil menaklukkan kiper I Nerazzurri.
  • Bologna 3-2 Inter: Kini, di tendangan kelima, kedua kubu mencapai momen krusial. Selain wajib menuntaskan penaltinya, Inter juga harus berharap Bologna akan gagal dari titik putih.
  • Stefan de Vrij terlebih dahulu maju sebagai wakil kelima Inter, dan untuk sementara, ia berhasil menjaga asa I Nerazzurri.
  • Selanjutnya, Ciro Immobile mendapat gilirannya sebagai penendang Bologna. Seluruh tekanan berada di punggung Immobile, yang harus menuntaskan tendangannya untuk mengamankan kemenangan timnya.
  • Dengan penuh ketenangan, Immobile melepaskan tembakannya, dan sukses menghantam jaring gawang.

Inter tunduk kepala di bawah atmosfer pahit, selagi Bologna langsung heboh menggelar selebrasinya.

Dengan kemenangan dramatis tersebut, Bologna merebut tiket kedua menuju laga final Supercoppa Italiana, dimana mereka telah ditunggu oleh sang juara Serie A, Napoli.

Federico Ravaglia, sang kiper yang menjadi salah satu pahlawan dalam kejayaan Bologna dan juga dinobatkan sebagai Player of the Match, menyampaikan pendapatnya mengenai jalan pertandingan ini.

“Ini emosi yang tak terlukiskan. Kami datang ke sini untuk menghormati kompetisi ini dan melaju hingga akhir. Ini pertandingan yang sulit karena Inter adalah salah satu tim terkuat di Italia. Kami berhasil bangkit kembali, kemudian adu penalti selalu seperti lotere dan kali ini berpihak kepada kami.” ujar Ravaglia, dilansir dari situs resmi Bologna.

Sementara itu, pelatih Inter, Cristian Chivu, juga sempat berbicara mengenai hasil laga ini.

Dikutip dari situs resmi Inter Milan, meskipun ia jelas patah hati, Chivu tetap mengambil kesempatan untuk menyatakan rasa bangganya dengan tim asuhannya.

“Saya bangga dengan keberanian dan karakter yang ditunjukkan para juara ini hari ini. Mereka menampilkan performa yang luar biasa, terutama di babak kedua, di mana kami menunjukkan keterampilan, intensitas, dan banyak hal yang selalu ingin saya lihat dari tim saya.”

Jadwal kedua kubu tersebut usai pertemuan ini cukup berbeda. Bologna kini menunggu kontesnya dengan Napoli di final Supercoppa Italiana, yang akan digelar tidak lama setelah pertandingan ini.

Lalu, berbicara mengenai Inter, pasukan I Nerazzurri memiliki waktu yang lebih lama untuk mempersiapkan diri menjelang laga berikutnya, dimana mereka akan menutup 2025 dengan menghadapi Atalanta. (VT)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *