Villarreal, Spanyol – Pada Minggu (21/12/25), Villarreal menjadi lawan terakhir Barcelona pada tahun ini. Pasukan El Submarino Amarillo menjamu kedatangan sang juara bertahan dalam sebuah pertemuan La Liga, yang sayangnya bagi pihak tuan tuam, berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Blaugrana.
Meskipun melawan oposisi yang sangat kuat, Villarreal membuka laga ini dengan beberapa ancaman dini yang menuntut kewaspadaan Barcelona.
Akan tetapi, momentum Villarreal langsung mendapat pukulan berat, ketika sang tuan rumah memberikan hadiah tendangan penalti kepada Blaugrana.
- Setelah dijatuhkan oleh Santi Comesana di daerah terlarang, Raphinha maju sebagai algojo penalti Barcelona. Tanpa banyak masalah, bintang asal Brasil tersebut sukses melaksanakan tugasnya dan mengukir keunggulan pertama bagi tim tamu. (12’)
Momen tersebut menjadi dorongan besar bagi Blaugrana, yang kini mulai tancap gas. Sementara itu, meskipun menelan kebobolan dini, Villarreal masih belum mau menyerah dan terus menciptakan kesempatan demi kesempatan.
Namun, Villarreal mendapat cobaan baru dalam perjuangannya. Pada menit ke-39, Renato Veiga diusir dari lapangan, setelah ia menerima kartu merah atas pelanggaran kerasnya terhadap Lamine Yamal.
Pada awalnya tampil dengan nada positif, Villarreal kini memasuki jeda turun minum dengan harapan kemenangan yang hampir musnah.
Barcelona, yang kini unggul di papan skor dan dalam jumlah pemain, seharusnya sudah bisa bermain dengan lebih nyaman. Akan tetapi, dalam babak kedua, pasukan Blaugrana memiliki sedikit kesulitan untuk menciptakan kesempatan gol.
Namun pada akhirnya, upaya sang tamu berbuah manis, dalam sebuah situasi yang sedikit kacau.
- Tepat di depan gawang, para pemain dari kedua kubu saling berebut bola dalam sebuah kerumunan. Bola terus berpindah dari kaki ke kaki, sebelum akhirnya diambil oleh Frenkie de Jong dan diteruskan kepada Lamine Yamal, yang sukses menemukan jaring gawang dengan sebuah tembakan jitu. (63’)
Dengan keunggulan 2-0, Barcelona hanya memiliki satu langkah lagi untuk mencapai kemenangan. Namun, meskipun kesempatannya sudah sangat minim, Villarreal tetap bertarung hingga tetes darah penghabisan.
Villarreal terus memberikan perlawanan tangguh, dan walaupun pada akhirnya mereka tetap tumbang, penampilan pihak tuan rumah dalam pertemuan ini juga patut mendapat pujian.

Dengan hasil tersebut, Barcelona menutup 2025 dengan catatan 10 kemenangan secara beruntun di semua kompetisi dan memegang takhta klasemen La Liga, dengan selisih empat poin atas rival abadi mereka, Real Madrid.
“Kami mengakhiri tahun sebagai pemimpin klasemen, yang merupakan tujuan kami. Sekarang saatnya beristirahat dan kemudian berjuang untuk meraih lebih banyak lagi,” ucap gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, kepada DAZN.
“Sekarang bukan saatnya mereka memberikan trofi dan gelar, tetapi kami berada di jalur yang benar dan kami masih berpeluang.”
Usai menikmati liburannya, Barcelona akan disambut oleh sebuah laga bersejarah. Dalam pertandingan pertamanya di 2026, Blaugrana akan bertanding melawan rival sekotanya, Espanyol, dalam Derby Barcelona. (VT)
Hasil Lainnya La Liga
- Elche 4-0 Rayo Vallecano
- Real Betis 4-0 Getafe
Baca juga :





