Wiesbaden, Jerman — Piala DFB memberikan kesempatan unik bagi penggemar sepakbola untuk menyaksikan pertandingan yang biasanya tidak akan terjadi.
Ajang yang mempertemukan klub dari seluruh kasta sepakbola Jerman tersebut, juga memberikan kesempatan bagi klub yang lebih kecil untuk bermain dengan raksasa-raksasa sepakbola Jerman.
Itulah yang terjadi pada Kamis (28/08/25) dinihari, dimana Wehen Wiesbaden, klub yang berkompetisi di kasta ketiga, berhadapan dengan sang raja Jerman, Bayern Munich.
Dihadapan 12 ribu penonton yang memenuhi stadion BRITA-Arena, Wehen Wiesbaden memberikan perlawanan yang sengit kepada sang juara bertahan Bundesliga, meskipun Bayern akhirnya menang 3-2.
Bayern Munich tampil lebih dominan dalam menit-menit pembukaan pertandingan. Tanpa membuang-buang waktu pasukan Die Roten mulai mengancam lini pertahanan Wehen Wiesbaden.
Kebuntuan dipecahkan oleh Bayern Munich pada menit 16′ melalui tendangan penalti, yang mereka terima setelah Sacha Boey dijatuhkan didalam kotak penalti Wehen Wiesbaden.
Harry Kane berhasil menjalankan tugasnya sebagai eksekutor andalan Bayern dari titik putih, dan memberikan keunggulan pertama kepada pasukan Die Roten. Skor 1-0 tetap bertahan hingga jeda pertandingan.
Babak Kedua: Saling Balas Gol
Namun, enam menit setelah turun minum dan babak kedua dimulai, Bayern Munich berhasil menggandakan keunggulan mereka.
- 51′ GOL (Bayern Munich): Michael Olise berhasil menyelesaikan serangan Bayern Munich dengan tendangan akuratnya yang menembus gawang Wehen Wiesbaden.
- Bayern kembali menggoyangkan gawang tuan rumah untuk ketiga kalinya, namun gol Raphael Guerreiro tersebut dianulir setelah Harry Kane dinyatakan offside.
- Pihak tuan rumah mampu mengejutkan sang juara Bundesliga, setelah Kapten Wiesbaden, Fatih Kaya, berhasil menjaga harapan timnya dengan mencetak dua gol penyeimbang
- 64′ GOL (Wehen Wiesbaden): Fatih Kaya berhasil memanfaatkan umpan silang matang Niklas May, untuk menceploskan bola menuju dalam gawang Bayern.
- 70′ GOL (Wehen Wiesbaden): Selang 6 menit, Fatih Kaya berhasil menerobos lini pertahanan Bayern dan kembali menjebol gawang Munich untuk menyamakan skor 2-2.
- 76′ Penalti Gagal (Bayern Munich): Bayern memiliki kesempatan untuk kembali unggul ketika mendapat hadiah penalti kedua, usai pelanggaran Milad Nejad terhadap Harry Kane. Namun sayang, tendangan Kane berhasil diselamatkan oleh Kiper Florian Stritzel. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2022 lalu, Kane gagal mencetak gol sebuah tendangan penalti.
- 90+4′ GOL (Bayern Munich): Meski gagal di penalti, Harry Kane, yang merupakan ujung tombak tajam mematikan di lini depan Bayern Munich menjadi pahlawan Die Roten. Umpan silang Josip Stanisic dari sisi lapangan berhasil disundul dengan sempurna oleh Kane dan menutup skor 3-2.

Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany menyampaikan reaksinya usai akhir pertandingan.
“Salut untuk Wehen Wiesbaden, mereka berjuang tanpa henti dan mereka patut bangga. Saya selalu merasa di akhir bahwa salah satu peluang kami akan masuk. Kiper mereka tampil luar biasa malam ini. Mereka kemudian memanfaatkan peluang mereka. Keunggulan 2-0 tidak pernah cukup, Anda harus selalu berusaha untuk mencetak gol ketiga. Kami tetap tenang dan terus menciptakan banyak peluang. Itu bukan penampilan yang sempurna, tetapi kami lolos dan itu penting,” ujar Kompany dikutip dari Situs Resmi FCbayern.
Meskipun perjalanan mereka dalam Piala DFB telah berakhir, Wehen Wiesbaden tetap layak menerima tepuk tangan atas penampilan mereka yang pantang menyerah.
Inilah salah satu hal yang membuat ajang seperti Piala DFB sangat menarik, tidak hanya mempertemukan klub yang lebih kecil dengan raksasa sepakbola, kadang kala mereka pun akan memberikan penampilan yang sangat impresif dihadapan klub-klub besar. (VT)
Baca juga :





