Marseille, Prancis – Di bawah tekanan atmosfer Orange Velodrome yang dikenal bak neraka bagi tim tamu, Liverpool justru tampil dingin.
Pada Kamis (22/01/26) dinihari, pasukan Arne Slot sukses memetik kemenangan telak 3-0 atas tuan rumah Marseille dalam lanjutan Liga Champions.
Bukan sekadar soal skor, laga ini menjadi panggung pembuktian disiplin taktis The Reds yang membuat suporter fanatik Prancis terdiam. Laga dimulai dengan kembalinya sang “Raja Mesir”, Mohamed Salah, pasca-tugas negara.
Kehadirannya memberikan dimensi serangan yang lebih tajam, namun kunci kemenangan justru terletak pada kecerdikan Dominik Szoboszlai dan efektivitas serangan balik di menit-menit krusial.
Menjinakkan Agresi Tuan Rumah
Arne Slot menyadari bahwa melawan Marseille bukan hanya melawan 11 pemain, tapi juga melawan manajer jempolan dan ribuan suporter militan.
Liverpool tidak terburu-buru, mereka membiarkan Marseille menekan, namun tetap memegang kendali penguasaan bola secara presisi. Momen kunci terjadi di masa injury time babak pertama.
- Saat semua orang mengira babak pertama akan berakhir kacamata, Dominik Szoboszlai mengambil eksekusi tendangan bebas dari jarak 20 yard.
- Dengan cerdik, ia melepaskan tembakan mendatar yang menyelinap di bawah pagar betis yang melompat. Skor 1-0 menjadi pukulan telak bagi mental tuan rumah tepat sebelum turun minum.
Efektivitas di Atas Keberuntungan
Babak kedua berjalan lebih terbuka. Marseille sempat mengancam lewat Mason Greenwood dan Ekitike yang membentur tiang.
Namun, perbedaan kelas terlihat dari cara kedua tim memanfaatkan peluang. Liverpool yang ditekan justru mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-72.

- Aksi individu Jeremie Frimpong di sisi kanan berakhir dengan umpan silang rendah yang memaksa kiper Marseille, Geronimo Rulli, melakukan kesalahan fatal hingga bola masuk ke gawang sendiri.
- Gol ini seolah meruntuhkan sisa-sisa semangat Marseille. Sebagai penutup, Cody Gakpo yang masuk dari bangku cadangan menunjukkan efisiensi tinggi dengan gol klinis di menit ke-93.
Dalam konferensi pers pasca-laga, Manajer Liverpool, Arne Slot menekankan bahwa kemenangan ini adalah respons atas standar tinggi yang dipasang klub.
Ia membandingkan performa timnya saat ditahan imbang Burnley, dengan kemenangan dalam pertandingan kali ini.
“Mungkin orang akan membicarakan kami secara berbeda setelah menang 3-0 di sini, tapi bagi saya, performanya tetap sama disiplinnya. Kami menciptakan banyak peluang dan kali ini kami menyelesaikannya dengan baik. Di Liverpool, standar kami adalah menang, bukan sekadar bermain bagus,” tegas Slot menanggapi kritik sebelumnya dikutip dari Situs Resmi Liverpool.
Dengan hasil ini, Liverpool kini menatap laga terakhir fase liga dengan kepercayaan diri penuh. Di bawah Arne Slot, The Reds telah berevolusi menjadi tim yang lebih terkontrol, taktis, dan mematikan di saat yang tepat.
Velodrome mungkin membara, namun Liverpool pulang dengan kepala dingin dan kemenangan mutlak di tangan. (*)
Baca juga :





