Bekasi – Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi menjadi saksi salah satu pertandingan paling mendebarkan di ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025.
Pada laga pembuka Grup C antara Myanmar dan Timor Leste menyajikan tontonan delapan gol, berakhir imbang 4-4.
Ini adalah hasil yang luar biasa, terutama bagi Timor Leste yang secara heroik mampu bangkit dua kali dari ketertinggalan dua gol.
Momen puncaknya terjadi di masa injury time ketika Alexandro Corsino Lemos mencetak gol dari jarak dekat di menit ke-91, menyempurnakan serangan balik mematikan dan memastikan tim asuhan Simon Elissetche meraih satu poin krusial.
Perjalanan Dramatis Penuh Gol
Pertandingan dimulai di bawah guyuran hujan, namun kondisi lapangan tak menyurutkan semangat juang kedua tim.
- Myanmar Unggul Cepat: Shine Wanna Aung membuka keunggulan Myanmar di menit ke-13. Umpan dari Zaw Win Thein masuk ke kotak penalti dan tembakan Shine Wanna Aung mengambil defleksi yang tak terduga, melambung melewati jangkauan kiper Egidio Lurio dan masuk ke gawang, 1-0.
- Penalti Gandakan Keunggulan: Lima menit sebelum jeda, Wasit Fairuski Naufal Adya menunjuk titik putih setelah Lurio dianggap melanggar Than Toe Aung. Zaw Win Thein dengan tenang mengeksekusi penalti, menggandakan keunggulan Myanmar menjadi 2-0 di menit ke-40.
- Timor Leste Membalas di Injury Time Babak Pertama: Harapan Timor Leste mulai bersinar ketika Zenevio Gostavo Conceicao mencetak gol di menit kedua injury time babak pertama, dengan tembakan rendah yang melewati Hein Htet Soe. Skor berubah menjadi 2-1.
- Kebangkitan di Awal Babak Kedua: Usai turun minum, pemain depan Timor Leste, Tanjong Pagar FC, Zenevio, kembali menjadi kunci. Ia menusuk dari sayap kiri dan setelah melakukan umpan satu-dua dengan Alexandro, mengirimkan umpan silang melengkung yang disambut sundulan gembira oleh Luis Figo di menit ke-53, menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
- Myanmar Kembali Unggul Cepat: Sayangnya, kegembiraan Timor Leste hanya bertahan dua menit. Than Toe Aung menyundul umpan silang Min Maw Oo dari sisi kiri melewati Lurio, mengembalikan keunggulan Myanmar menjadi 3-2 di menit ke-55.
- Keunggulan Diperlebar: Min Maw Oo memperlebar jarak keunggulan Myanmar di menit ke-62. Memanfaatkan kesalahan di lini tengah Timor Leste, ia maju dan melepaskan tembakan tak terbendung yang gagal diselamatkan oleh Lurio. Skor menjadi 4-2.
- Semangat Pantang Menyerah: Namun, Timor Leste menolak menyerah. Vabio Canavaro mencetak gol dari tendangan jarak jauh yang keras dengan 15 menit tersisa, membuat skor menjadi 4-3 dan membuka kembali asa.
- Gol Penyelamat Dramatis: Puncaknya, di menit ke-91, Alexandro kembali mencetak gol dari jarak dekat, setelah menerima umpan silang dari Zenevio dan mengakhiri pertandingan yang benar-benar mendebarkan dengan skor 4-4.
Hasil imbang yang luar biasa ini menunjukkan karakter kuat dari tim Timor Leste yang tak pernah menyerah, sementara Myanmar mungkin harus mengevaluasi pertahanan mereka setelah sempat unggul jauh.
Timor Leste kini bersiap menghadapi Thailand pada Sabtu, sementara Myanmar akan mencerna hasil dari pertandingan yang penuh kejutan ini.
Laga ini menjadi bukti nyata bahwa di ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025, setiap pertandingan bisa menghadirkan drama tak terduga. (*)
Klasemen Sementara ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025:
| Pos | Tim – Grup C | Poin |
| 1 | Myanmar | 1 |
| 2 | Timor Leste | 1 |
| 3 | Thailand | 0 |
Baca juga :





