Tottenham Sempat Unggul 2-0, Namun PSG Berhasil Comeback Dramatis Juara Piala Super UEFA!

Drama Adu Penalti, PSG Ukir Sejarah Jadi Klub Prancis Pertama yang Angkat Trofi Piala Super, Lumat Impian Spurs

Udine, ItaliaPiala Super UEFA 2025 yang mempertemukan jawara Champions League, Paris Saint-Germain, dengan juara Europa League, Tottenham Hotspur, menghasilkan sebuah pertandingan yang takkan terlupakan.

Pertarungan ini menjadi saksi sebuah comeback heroik, yang membuktikan bahwa sepakbola adalah permainan yang belum selesai hingga peluit akhir berbunyi.

Sejak menit pertama, Tottenham Hotspur tampil dengan agresif dan penuh semangat. Pasukan Thomas Frank yang baru mengalami perombakan besar-besaran menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-48, keunggulan 2-0 sudah berada di tangan Spurs, seolah kemenangan pertama mereka di Piala Super UEFA hanya tinggal menunggu waktu.

Namun, semangat PSG yang dipimpin oleh Luis Enrique tidak pernah padam. Mereka terus berjuang, menunjukkan keyakinan penuh pada diri mereka sendiri.

Usaha pantang menyerah tersebut akhirnya membuahkan hasil di menit-menit krusial. Berkat gol dari Lee Kang-In dan Gonçalo Ramos, PSG berhasil menyamakan kedudukan dan menghidupkan kembali harapan untuk mengangkat trofi.

Pada akhirnya, Les Parisiens keluar sebagai juara dengan kemenangan 4-3 dan menjadi klub Prancis pertama yang menjuarai kompetisi ini.

Foto: Dok. UEFA

PSG 2-2 Hotspurs (Adu Penalti 4-3)

Meski PSG bermain menyerang sejak pertandingan dimulai, namun Tottenham Hotspur juga tampil dengan ganas sejak menit-menit awal.

  • 39′ GOL (Tottenham Hotspur): Hotspurs unggul lebih dulu lewat Micky van de Ven, yang berhasil memanfaatkan bola liar dari serangan Joao Palhinha yang berhasil ditepis Kiper Lucas Chevalier, dan mencetak gol pembuka. Keunggulan 1-0 bertahan hingga jeda.
  • 48′ GOL (Tottenham Hotspur): Tiga menit laga berjalan usai turun minum, Cristian Romero menggandakan keunggulan Spurs melalui sundulan keras, memanfaatkan tendangan bebas Pedro Porro.
  • 85′ GOL (Paris Saint-Germain): Jelang akhir pertandingan, PSG melalui Lee Kang-In memperkecil ketertinggalan. Kang-In berhasil melepaskan tembakan yang melewati Kiper Guglielmo Vicario, yang melaju ke sudut dalam gawang.
  • 90+4′ GOL (Paris Saint-Germain): Harapan PSG hidup kembali. Umpan lambung Ousmane Dembele disambut sundulan Gonçalo Ramos, yang menyamakan kedudukan 2-2 di saat menit injury time. Laga pun harus berlanjut.

Dengan skor 2-2 setelah waktu normal dan tidak ada babak perpanjangan waktu, nasib kedua tim pun harus ditentukan lewat babak adu penalti yang mendebarkan.

Di sinilah keputusan Enrique untuk merekrut Kiper Lucas Chevalier terbukti sangat tepat. Kiper yang baru didatangkan dari Lille tersebut menjadi pahlawan dengan penampilan gemilangnya, termasuk penyelamatan penting di babak adu penalti.

  • Tottenham Hotspur mendapat giliran pertama dalam babak tos tosan. Dominic Solanke maju sebagai penendang pertama Spurs dan berhasil melaksanakan tugasnya dan memberi keunggulan 1-0 bagi Spurs.
  • Vitinha dipilih sebagai penendang pertama PSG, namun tendangannya melebar jauh dari target. Skor pun tetap menunjukkan 1-0 bagi Spurs.
  • Eksekutor kedua Spurs dan PSG sama sama berhasil melesakan bola ke jaring gawang lawan masing masing, sehingga skor berubah menjadi 2-1 untuk Spurs.
Foto: Dok. UEFA
  • Kiper Lucas Chevalier berhasil menggagalkan tendangan Micky van de Ven sebagai penendang ketiga Spurs, dan menjaga asa PSG dengan skor tetap 2-1.
  • Ousmane Dembele berhasil mengecoh Kiper Guglielmo Vicario, yang salah membaca arah tendangannya. PSG pun menyeimbangkan skor menjadi 2-2.
  • Tottenham Hotspur lagi-lagi gagal mencatat gol, setelah tendangan Mathys Tel eksekutor ke empat, melebar jauh melewati gawang. Dengan skor 2-2, PSG memiliki kesempatan untuk merebut keunggulan.
  • Lee Kang-In yang memulai kebangkitan PSG, kini kembali berperan setelah tendangannya berhasil melewati kiper Guglielmo Vicario, dan membuat PSG unggul dengan skor 3-2.
  • Babak penalti pun akhirnya memasuki waktu penentuan dengan penendang kelima dari kedua kubu. Pedro Porro dari Spurs berhasil mencetak gol dan menyeimbangkan skor menjadi 3-3.
  • Namun Nuno Mendes yang tampil sebagai penendang terakhir berhasil menjebol gawang Vicario, dan menjadi penentu kemenangan serta memastikan trofi bagi PSG. Skor akhir 4-3 untuk PSG.

Usai laga, Pelatih PSG, Luis Enrique mengungkapkan kunci kemenangan timnya.

“Jika saya harus mengatakan satu hal penting bagi kami… itu adalah keyakinan kami. Kami yakin bisa menang terus. Saya sangat senang, meskipun mungkin itu tidak adil bagi Tottenham,” ungkap Enrique seperti dikutip dari Situs Resmi UEFA.

Foto: UEFA

Ousmane Dembele, yang dinobatkan sebagai Player of the Match dan sang pahlawan, Kiper Lucas Chevalier, yang baru saja bergabung dari Lille juga berbagi kebahagiaan.

“Ini luar biasa – memenangkan trofi Eropa lainnya untuk klub ini sungguh luar biasa… Sekarang kami harus terus mengumpulkan trofi dan memenangkan semuanya,” ujar Dembele.

“Pertama-tama, ini trofi pertama dalam karier saya. Saya datang ke sini untuk menang… Saya senang bisa berkontribusi dengan cara saya sendiri untuk memenangkan trofi ini, dan saya harap ini salah satu dari banyak trofi lainnya,” tambah Chevalier dikutip dari Situs Resmi UEFA.

Sementara itu, Pelatih Tottenham, Thomas Frank berbicara kepada TNT Sports dengan nada bangga meski timnya kalah.

“Kami bermain sangat baik. Kami bermain melawan salah satu tim terbaik di dunia, mungkin yang terbaik saat ini… Ada banyak hal positifnya. Ada banyak hal yang bisa disyukuri,” ujar Frank.

Foto: Dok. UEFA

Kemenangan dramatis ini menjadi awal yang sempurna bagi PSG, yang menunjukkan mental baja dan kualitas skuad mereka di bawah tekanan.

Bagi Tottenham, meski trofi lepas dari genggaman, mereka meninggalkan lapangan dengan kepala tegak.

Pertandingan ini membuktikan bahwa di bawah asuhan Thomas Frank, Spurs memiliki semangat dan strategi baru yang menjanjikan, terutama jelang memasuki musim baru di liga domestik. (VT)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *