Viral Selfie Presiden Lee Pakai HP Xiaomi

Aksi Akrab Xi Jinping dan Korea Selatan

Beijing, ChinaPresiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, resmi memulai kunjungan kenegaraan ke China dengan misi besar melakukan “restorasi penuh” hubungan bilateral.

Dalam pertemuan puncak bersama Presiden Xi Jinping di Beijing pada Senin (5/1/2026), Lee menyerukan dimulainya fase baru kerja sama yang lebih erat setelah bertahun-tahun hubungan kedua negara mendingin.

Langkah diplomatik ini menandai kunjungan pertama pemimpin Korea Selatan ke China sejak 2019.

Fokus utama Lee dalam kunjungan empat hari ini adalah penguatan keamanan regional, kerja sama ekonomi, serta upaya mencabut larangan tidak resmi terhadap budaya populer Korea (K-Pop dan K-Drama) di Negeri Tirai Bambu tersebut.

“Ini adalah peluang krusial untuk pemulihan skala penuh hubungan Korea Selatan-China,” ujar Lee sebagaimana dikutip dari surat kabar Chosun. “Kami ingin mengantarkan fase baru dalam pengembangan hubungan kedua negara.”

Diplomasi Selfie dan Sinyal Kedekatan

Kehangatan pertemuan tersebut terlihat saat Presiden Lee mengunggah foto diri (selfie) bersama Xi Jinping di platform X. Menariknya, Lee menggunakan ponsel Xiaomi pemberian Xi tahun lalu untuk menangkap momen tersebut.

“Kualitas gambarnya tentu bagus, bukan?” tulis Lee dalam unggahannya. Meski tampak santai, pertemuan ini terjadi di tengah situasi geopolitik yang memanas, termasuk ketegangan antara China dan Jepang serta isu penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat.

Lee mengunggah swafoto yang diambil bersama Xi dan istri mereka di platform X-Foto: Dok. BBC News

Kesepakatan dan isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut:

  • Pemulihan Budaya: Lee mendesak pembukaan kembali akses pasar China bagi industri hiburan Korea Selatan yang sempat terhambat sejak 2016.
  • Kerjasama Teknis: Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di bidang teknologi, perdagangan, dan pelestarian lingkungan.
  • Stabilitas Semenanjung: Lee meminta dukungan China untuk menekan Korea Utara agar menghentikan program nuklir dan uji coba rudal balistik.
  • Sengketa Maritim: Komitmen untuk melanjutkan dialog konstruktif mengenai pembangunan struktur maritim China di perairan perbatasan.

Presiden Xi Jinping mengingatkan Lee agar Korea Selatan membuat “pilihan strategis yang benar” di tengah situasi internasional yang turbulen.

Xi juga menyinggung sejarah bersama kedua negara dalam melawan militerisme Jepang untuk memperkuat narasi persahabatan regional.

Namun, posisi Korea Selatan tetap dilematis. Sebagai sekutu keamanan utama Amerika Serikat yang menampung ribuan tentara AS, Seoul juga sangat bergantung pada China sebagai mitra dagang terbesar.

“China mungkin bertele-tele, tapi tuntutannya jelas: memihak China dan mengecam Jepang,” ujar Park Seung-chan, profesor studi China di Universitas Yongin kepada BBC.

Setelah pertemuan di Beijing, Lee dijadwalkan terbang ke Shanghai untuk memberi penghormatan kepada aktivis kemerdekaan Korea.

Setelah itu, ia direncanakan mengunjungi Jepang untuk bertemu Perdana Menteri Sanae Takaichi, sebuah langkah yang mengonfirmasi bahwa Seoul sedang memainkan peran penyeimbang antara dua kekuatan besar Asia tersebut.(YA)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *