Chengdu, China — Di tengah sorotan ajang World Games 2025, nama Kiromal Katibin kembali mencuri perhatian.
Atlet andalan Indonesia dari cabang panjat tebing ini berhasil mengukir prestasi gemilang, dengan menggenggam medali perak di nomor Single Speed Putra 4.
Medali ini terasa istimewa, bukan hanya karena ia menambah koleksi podiumnya, tetapi juga karena ia diraih di format baru yang penuh tantangan.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah ajang ini, cabang speed climbing menggunakan format Speed 4, di mana empat atlet bertarung secara bersamaan dalam empat jalur.
Format ini mengubah duel klasik dua jalur menjadi perlombaan yang jauh lebih ketat dan tak terduga. Dalam pertarungan sengit itu, Katibin menunjukkan kelasnya.
Ia finis dengan waktu 4,81 detik, hanya terpaut tipis dari atlet tuan rumah, Long Jianguo, yang meraih emas dengan waktu 4,74 detik. Sementara itu, medali perunggu jatuh ke tangan Rishat Khaibullin dari Kazakhstan dengan 4,83 detik.
“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya. Saya sangat senang dengan medali perak saya, dan saya berharap format empat jalur terus diikut-sertakan dalam berbagai ajang karena ini sangat menarik,” ujar Kiromal Katibin dikutip dari Situs Resmi Federasi Olahraga Panjat Tebing Internasional (IFSC).
Meski rekan senegaranya, Raharjati Nursamsa, harus puas di posisi keempat, penampilan ini membuktikan bahwa atlet panjat tebing Indonesia mampu bersaing di panggung dunia dengan format apa pun.

Konsistensi Sang Juara di Panggung Dunia
Medali perak ini menjadi pencapaian kelima Katibin pada tahun ini, sebuah bukti nyata dari konsistensinya yang luar biasa.
Sebelumnya, atlet kelahiran Batang, Jawa Tengah ini telah mengumpulkan medali di empat seri IFSC Climbing World Cup, menegaskan statusnya sebagai salah satu climber tercepat di dunia.
Berikut adalah daftar prestasi gemilang Kiromal Katibin pada tahun ini:
- Medali Perunggu di seri Wujiang, China.
- Medali Perunggu di seri Bali, Indonesia.
- Medali Emas di seri Denver, Amerika Serikat.
- Medali Perak di seri Krakow, Polandia.
Prestasi di World Games 2025 ini juga merupakan medali kedua bagi Katibin di ajang yang sama, setelah sebelumnya ia juga meraih medali perak pada edisi tahun 2022.
Seluruh prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Katibin dalam peringkat dunia Federasi Olahraga Panjat Tebing Internasional (IFSC), dimana ia kini masih memuncaki peringkat dunia.
Peringkat Dunia IFSC Cabang Speed Climbing Putra :
- Kiromal Katibin (Indonesia, 4225 Poin)
- Samuel Watson (Amerika Serikat, 3684 Poin)
- Amir Maimuratov (Kazakhstan, 3080 Poin)
- Long Jianguo (China, 2852 Poin)
- Ryo Omasa (Jepang, 2810 Poin)

Kemenangan Katibin juga diiringi oleh penampilan cemerlang dari atlet putri Indonesia di nomor yang sama, dengan berhasil meraih medali emas dan perunggu, melengkapi dominasi Indonesia di cabang ini.
Melihat hasil gemilang ini, Pelatih Kepala Timnas Panjat Tebing Indonesia, Hendra Basir tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
“Di The World Games 2025, kami hanya menargetkan untuk menikmati pertandingan, tidak menargetkan apa pun. Namun, dengan hasil ini, saya sangat bangga dengan raihan para atlet,” ujar Hendra dikutip dari Situs Resmi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa panjat tebing Indonesia telah berkembang pesat dan menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di kancah global.
Keberhasilan para atlet ini bukan hanya sekadar menambah koleksi medali, tetapi juga menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus berjuang, menantang diri, dan mengukir prestasi di puncak tertinggi. (VT)
Baca juga :





