Birmingham, Inggris – Sorotan mata para penggemar sepakbola kembali tertuju pada pentas kualifikasi Piala Dunia 2026 di benua Eropa, di mana perebutan tiket ke panggung dunia kian memanas.
Di Grup K, salah satu grup yang telah menjalani kualifikasi mereka sejak Maret lalu, dua tim unggulan, Inggris dan Serbia, berhasil mengamankan poin penuh, meskipun dengan gaya yang jauh berbeda.
Inggris, yang saat ini memuncaki klasemen grup K, memperkuat posisi mereka usai menumbangkan Andorra dengan skor 2-0.
Sementara itu, Serbia membayangi mereka di posisi kedua, usai mencuri kemenangan tipis 1-0 dari Latvia dan membawa pulang tiga poin.
Kemenangan Hambar di Kandang
Di Villa Park, Inggris, yang memuncaki klasemen kembali memulai perjalanannya dengan sebuah kemenangan yang terasa hambar.
Meskipun tampil dominan dan menguasai bola sepenuhnya, barisan bintang The Three Lions tampak tumpul dalam menembus pertahanan kokoh Andorra.
Rasa frustrasi para pemain dan pendukung baru terpecahkan berkat sebuah momen yang tidak terduga.
- Gol pembuka Inggris tercipta pada menit ke-25, bukan dari kaki penyerang andalan, melainkan dari sundulan bunuh diri Christian Garcia, bek Andorra, yang terdesak oleh ancaman Harry Kane.
- Meskipun mampu menaikkan tempo serangan mereka, Inggris masih tumpul di depan gawang Andorra hingga jeda.
- Usai turun minum dan setelah menekan tanpa henti, gol kedua baru datang pada menit ke-67 melalui sundulan kepala Declan Rice yang memanfaatkan umpan silang akurat dari Reece James.
Meskipun mengamankan tiga poin, kemenangan 2-0 ini menyisakan pertanyaan tentang efektivitas lini depan Inggris. Apalagi mengingat jumlah bintang yang mengisi lini pemain mereka.
Usai pertandingan, pelatih Thomas Tuchel memberikan pandangannya kepada BBC Radio 5 Live.
“Saya menyukai penampilannya. Performa yang solid melawan blok rendah. Gol kedua datang terlambat untuk bermain dengan mungkin 100% kebebasan yang dibutuhkan untuk mencetak lebih banyak gol. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi gagal memanfaatkannya,” ucap Tuchel.
Poin Berharga dari Gol Tunggal

Riga, Latvia – Sementara Inggris berjuang di kandang, Serbia melakukan perjalanan ke Latvia untuk pertandingan yang jauh lebih sepi namun tak kalah krusial.
Dalam duel yang minim drama, mereka berhasil pulang dengan tiga poin berharga yang memastikan posisi mereka tetap membayangi Inggris di klasemen.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut tercipta di awal babak pertama, menjadi pembeda antara kedua tim hingga peluit panjang berbunyi. Pada menit ke-12, Dusan Vlahovic menjadi pahlawan bagi Serbia.
Setelah menerima umpan dari Sasa Lukic dan melakukan operan satu-dua dengan Aleksandar Katai, Vlahovic melepaskan tembakan sempurna yang tak mampu dijangkau kiper Latvia.
Sepanjang sisa pertandingan, kedua tim terus bertukar serangan, namun pertahanan yang solid dari kedua pihak membuat tidak ada lagi gol tercipta.
Kemenangan tipis 1-0 sudah cukup untuk menjaga asa Serbia tetap menyala di jalur kualifikasi. Langkah awal di babak kualifikasi ini menegaskan bahwa jalan menuju Piala Dunia tak pernah mudah.
Inggris berhasil mengamankan posisi teratas, meskipun dengan kinerja yang tidak sepenuhnya meyakinkan, sementara Serbia menunjukkan ketangguhan mental untuk mencuri poin penting di laga tandang.
Kedua tim kini menatap pertandingan berikutnya dengan optimisme, menyadari bahwa setiap poin sangat berharga dalam perburuan tiket ke panggung sepakbola terakbar di dunia. (VT)
Klasemen Sementara Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa:
| Pos | Tim – Grup K | Poin |
| 1 | Inggris | 12 |
| 2 | Serbia | 7 |
| 3 | Albania | 5 |
| 4 | Latvia | 4 |
| 5 | Andorra | 0 |
Baca juga :
- Jalan Emas Portugal: Pesta Gol di Yerevan Yang Dipimpin Ronaldo dan Felix!
- Mesir Raih Kemenangan Bersejarah, Afrika Selatan Jaga Asa Tiket Piala Dunia!
- CONCACAF: Jamaika Hantam Bermuda, Kosta Rika Terpeleset di Kandang Nikaragua!
- Momen Balas Dendam Italia, Usai Gagal Lolos di Dua Piala Dunia Terakhir!





