Jakarta – Rumor tentang Presiden Prabowo Subianto yang mengirimkan surat presiden (surpres) ke DPR RI untuk mengganti Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, mendadak viral dan memicu kehebohan di media sosial.
Isu ini sempat ramai diperbincangkan sejak Jumat (12/09/25), bahkan menyodorkan dua nama jenderal bintang tiga dengan inisial “D” dan “S” sebagai kandidat kuat pengganti.
Namun, kabar burung itu akhirnya dibantah tegas oleh dua pejabat tinggi negara.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi membantah kabar tersebut. Dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu (13/09/25), Prasetyo menegaskan bahwa tidak ada surpres yang dikirimkan ke DPR.
“Berkenaan dengan surpres pergantian Kapolri ke DPR itu tidak benar. Jadi, belum ada surpres yang dikirim ke DPR mengenai pergantian Kapolri,” ujar Prasetyo Hadi.
Ia menambahkan bahwa pimpinan DPR juga telah mengonfirmasi hal yang sama.
Keterangan Mensesneg ini diperkuat oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad yang sebelumnya juga membantah adanya surpres tersebut.
“Pimpinan DPR sampai hari ini belum terima surpres mengenai pergantian Kapolri,” kata Dasco.
Isu yang beredar luas di jagat maya mengaitkan inisial “D” dan “S” dengan dua nama di internal Polri, yaitu Wakil Kapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Ario Seto
Publik pun bertanya-tanya, siapa sebenarnya dua jenderal ini yang santer disebut-sebut sebagai calon suksesor Jenderal Listyo Sigit ?
Nama Komjen Dedi Prasetyo menjadi yang paling santer disebut sebagai pengganti Jenderal Listyo Sigit. Pria kelahiran 26 Juli 1968 ini merupakan Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) sejak 5 Agustus 2025.
Lulusan Akpol 1990 ini memiliki segudang pengalaman di bidang reserse, dan dikenal sebagai orang terdekat Jenderal Listyo Sigit.
Nama kedua yang muncul ke publik adalah Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Jabatannya baru diperpanjang pada 25 Agustus 2025. Komjen Suyudi, yang merupakan lulusan Akpol 1994, juga memiliki spesialisasi di bidang reserse.(NR)





