Juventus Imbang Tanpa Gol Dalam Derby Turin, Milan & Parma Berbagi Satu Poin!

Serie A: Derby della Mole Berakhir Dengan Skor 0-0, Milan & Parma Saling Tertahan Dalam Laga Empat Gol

Turin, Italia – Dua raksasa sepak bola Italia saling mencatat hasil imbang dalam pekan pertandingan Serie A pada Minggu (09/11/25).

Juventus, yang bertarung dengan rival sekota, Torino, dalam Derby della Mole, harus puas mengakhiri pertemuan tersebut dengan skor 0-0.

Sementara itu, AC Milan mendapatkan perlawanan tegas dari Parma dan gagal membawa pulang kemenangan usai ditahan imbang 2-2.

Juventus 0-0 Torino

Juventus vs Torino – Foto: Dok. Juventus

Sesuai ekspektasi, pertemuan antara kedua klub rival tersebut berjalan dengan sengit sejak awal pertandingan.

Meskipun Juventus mengendalikan tempo permainan dan mendominasi penguasaan bola, Torino masih mampu menciptakan masalah bagi pasukan I Bianconeri.

Juventus memiliki banyak peluang dalam babak pertama, akan tetapi lini pertahanan Torino menjalankan tugas mereka dengan ketangguhan tinggi dan mampu menangani segala ancaman yang dilempar oleh Juventus.

Juventus sempat bermain dengan lebih lambat dalam awal babak kedua. Torino memanfaatkan momen tersebut untuk meluncurkan serangan balik, namun Michele Di Gregorio memberikan penampilan cemerlang di antara tiang gawang I Bianconeri.

Sebagai balasan, Juventus memanggil pemain baru dari bangku cadangan yang langsung menyegarkan pasukan I Bianconeri.

Juventus terus menekan Torino demi memecahkan kebuntuan, namun pada akhirnya, kedudukan tetap menunjukkan skor kacamata. Lantas, Derby della Mole kali ini berakhir dengan kedua pihak saling berbagi satu poin.

Dalam jumpa pers pasca pertandingan, pelatih Juventus, Luciano Spalletti, merenungkan hasil pertemuan ini dan menyoroti perkembangan yang harus dicapai oleh timnya.

“Saat pertandingan sesulit ini, Anda membutuhkan kualitas itu, kreativitas yang kurang kami miliki malam ini, presisi yang obsesif dalam mengoper bola di antara dua lawan. Kami harus meningkatkan diri karena kami punya potensi.” ujar Spalletti, dikutip dari situs resmi Juventus.

“Kami tidak senang; tidak ada seorang pun di ruang ganti yang senang, dan memang seharusnya begitu.”

Hasil yang mengecewakan bagi I Bianconeri, namun setidaknya mereka masih belum menelan kekalahan sejak dipimpin oleh Spalletti.

Juventus secara perlahan memanjat tangga klasemen Serie A dan saat ini menempati posisi kelima dengan 19 poin.

Dalam laga berikutnya, Juventus akan bertemu dengan Fiorentina, yang kini tenggelam di dasar klasemen tanpa satu pun kemenangan.

Parma 2-2 AC Milan

Parma vs AC Milan – Foto: Dok. AC Milan

Stadion Ennio Tardini menjadi panggung sebuah pertemuan yang berjalan dengan cukup sengit.

Milan, yang memasuki laga ini sebagai pemimpin klasemen, jelas dianggap sebagai tim favorit dibanding dengan Parma, yang tepat berada diatas zona relegasi.

Namun, tanpa dugaan, laga ini dipenuhi oleh aksi sengit dari kedua kubu. Sejak periode awal, Milan dan Parma menunjukkan intensitas yang tinggi.

Ancaman pertama diciptakan oleh Milan, dan tidak lama kemudian, I Rossoneri berhasil meraih keunggulan terlebih dahulu.

  • 12′: Setelah menerima bola dari Christopher Nkunku, Alexis Saelemaekers melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti yang berhasil melaju melewati kiper Zion Suzuki.

Tidak lama kemudian, Milan mendapat kesempatan untuk menggandakan keunggulannya melalui tendangan titik putih, setelah Saelemaekers dilanggar oleh Abdoulaye Ndiaye.

  • 25′: Rafael Leao ditunjuk sebagai eksekutor penalti Milan, dan tanpa kesalahan, pemain asal Portugal tersebut berhasil melaksanakan tugasnya.

Setelah gol tersebut, tempo permainan sempat melambat, dengan kedua kubu yang jarang menciptakan peluang serangan.

Akan tetapi, dalam penghujung babak pertama, Parma menciptakan sebuah kejutan yang menaikkan kewaspadaan I Rossoneri.

  • 45+1′: Dari sisi kanan kotak penalti, Adrian Bernabe memperkecil ketertinggalan Parma setelah ia melepaskan tembakan indah yang melengkung menuju dalam gawang Milan.

Dengan selisih skor yang cukup tipis, Parma memulai babak kedua dengan tempo yang lebih agresif.

Kemampuan lini pertahanan Milan langsung diuji dan dengan tekanan Parma yang semakin tinggi, I Rossoneri meracik ulang taktik mereka dan mulai bermain dengan lebih defensif.

Sayangnya bagi Milan, keputusan tersebut masih tidak cukup ketika Parma berhasil menyamakan kedudukan.

  • 62′: Enrico Del Prato menyambut umpan silang Sascha Britschgi dengan sebuah sundulan matang yang menggetarkan gawang Milan.

Milan terus berupaya keras untuk merebut kembali keunggulannya, namun keberuntungan sepertinya tidak berpihak dengan I Rossoneri.

Semua serangan Milan tidak mampu menembus gawang Parma, dan pada akhirnya laga ini ditutup dengan kedua kubu yang saling berbagi poin.

Akibat kegagalan mereka untuk mengamankan tiga poin dari pertemuan ini, Milan tidak mampu melebarkan jarak mereka dengan Napoli, yang menempati posisi kedua.

Saat ini, Milan masih menduduki puncak klasemen Serie A dengan 22 poin. Akan tetapi, Napoli juga memiliki jumlah poin yang sama dan saat ini belum melaksanakan pertandingannya. I Rossoneri juga diancam oleh Inter Milan dan AS Roma, yang kini menempati posisi 3 dan 4 dengan 21 poin.

Dalam wawancaranya dengan Milan TV usai pertandingan, pelatih Milan, Massimiliano Allegri, tidak menyembunyikan kekecewaannya dengan hasil tersebut.

“Anggap saja ini merupakan sebuah langkah menuju perkembangan.” ucap Allegri. “Saat kami bermain dengan penguasaan bola tinggi, fokus pertahanan kami menurun.”

Sebuah hasil mengecewakan yang tentu akan berdampak besar bagi posisi Milan di puncak klasemen.

Dalam laga berikutnya, Milan akan menjalani sebuah pertemuan legendaris di dunia sepak bola Italia.

Pertandingan selanjutnya yang menantikan I Rossoneri adalah Derby della Madonnina, dimana Milan akan bertarung menghadapi rival abadi mereka, Inter Milan. (VT)

Hasil Lainnya Serie A

  • Pisa 1-0 Cremonese
  • Lecce 0-0 Hellas Verona
  • Como 0-0 Cagliari
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *