Benfica Jadi Tembok Beton Tak Terbobol, Famalicao Dipaksa Berlutut di Lisbon!

Liga Portugal: Sentuhan "The Special One" Mulai Terasa, Benfica Bekuk Famalicao Lewat Gol Tunggal Pavlidis

Lisbon, Portugal – Benfica sukses memetik kemenangan krusial saat menjamu tim kuat Famalicao, dalam laga pekan ke-15 Liga Portugal pada Senin (22/12/25) malam.

Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Estadio da Luz, Lisbon, tim asuhan Jose Mourinho ini menang tipis 1-0 berkat gol penalti dari striker tajam mereka, Vangelis Pavlidis.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan bukti nyata bahwa Benfica mulai menjelma menjadi tim yang solid, disiplin, dan sulit ditembus di bawah arahan sang manajer legendaris.

Disiplin ala Mourinho

Benfica kini mulai menunjukkan identitas baru yang sangat kental dengan karakter Jose Mourinho.

Meskipun permainannya tidak selalu memukau dengan serangan bertubi-tubi, As Aguias kini tampil jauh lebih kokoh dibandingkan awal musim.

Estadio da Luz menjadi saksi bagaimana Benfica berhasil meredam perlawanan Famalicao, tim yang sejauh musim ini hanya bisa dikalahkan oleh raksasa seperti Sporting, Porto, dan Braga.

Sepanjang 90 menit pertandingan, Benfica melakukan pekerjaan luar biasa dalam mengunci pergerakan pemain Famalicao. Tim tamu hampir tidak diberikan ruang sedikit pun untuk mengancam gawang Anatolliy Trubin.

Walaupun Benfica sendiri tidak menciptakan banyak peluang emas, mereka tampil lebih mengancam dan memegang kendali penuh atas jalannya laga.

Kontroversi Titik Putih

Gol penentu kemenangan lahir di menit ke-33 lewat drama di kotak penalti.

  • Wasit Andre Narciso menunjuk titik putih setelah kapten Benfica, Nico Otamendi, terjatuh akibat terkena lengan Justin de Haas saat keduanya berduel di udara.
  • Keputusan ini sempat menjadi sorotan, mengingat wasit yang sama juga memberikan penalti kontroversial untuk Sporting seminggu sebelumnya.
  • Namun, Vangelis Pavlidis yang maju sebagai algojo tidak membuang kesempatan tersebut. Ia melepaskan tendangan keras ke pojok atas gawang yang membuat kiper Famalicao tak berdaya.
  • Gol ini menjadi koleksi ke-14 Pavlidis dari 15 pertandingan Liga Portugal, sebuah statistik mengerikan yang membuktikan ketajamannya sebagai juru gedor utama, dan membuatnya semakin kokoh di puncak daftar pencetak gol terbanyak.

Hasil itu membuat Benfica mencatatkan empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan satu gol pun, dan dominasi taktis tersebut juga menjadikan Famalicao frustrasi karena nyaris tidak memiliki peluang bersih sepanjang laga.

Usai laga, Pelatih Benfica, Jose Mourinho memberikan analisisnya dengan gaya bicaranya yang khas. Ia mengakui bahwa pertandingan melawan Famalicao adalah ujian taktik yang berat.

“Ini adalah kemenangan yang layak, tapi bukan kemenangan yang indah. Ini bukan kemenangan yang mengandalkan talenta dan keindahan seperti laga-laga kami sebelumnya, melainkan hasil dari kerja keras, organisasi tim, kedisiplinan, dan kerendahan hati,” ujar Mourinho dikutip dari Portugoal.

Kemenangan ini sekaligus memberikan kekalahan tandang pertama bagi Famalicao di musim ini, sekaligus menegaskan bahwa Benfica di bawah Mourinho kini menjadi unit pertahanan yang sangat sulit untuk ditaklukkan.

Di bawah kendali “The Special One”, Benfica tidak lagi sekadar mengejar permainan cantik, melainkan efisiensi dan hasil akhir yang nyata dan siap kembali bersaing di jalur juara Liga Portugal. (*)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *