Sumatra – Senyum sumringah mulai terpancar di wajah para penyintas banjir di daratan Sumatra. Menjelang Idulfitri 2026, ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal dipastikan dapat merayakan hari kemenangan di kediaman yang lebih layak, seiring dengan percepatan pembangunan ribuan unit hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) yang kini memasuki tahap penyelesaian akhir.
Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah terus memacu progres pembangunan infrastruktur pemukiman di wilayah terdampak bencana.
Hingga 1 Maret 2026, tercatat sebanyak 11.892 unit Huntara telah berdiri tegak dari total target 18.292 unit.
Langkah cepat ini diambil agar warga tidak lagi berada di tenda pengungsian saat gema takbir berkumandang.
Fokus pembangunan saat ini tersebar di tiga provinsi terdampak paling parah, dengan rincian sebagai berikut:
- Aceh: 10.235 unit (Pusat konsentrasi terbesar)
- Sumatra Utara: 926 unit
- Sumatra Barat: 731 unit
Dari Hunian Sementara Menuju Hunian Tetap
Tak hanya sekadar menyediakan tempat bernaung jangka pendek, pemerintah juga mulai merealisasikan proyek ambisius Hunian Tetap (Huntap).
Dari total rencana 36.669 unit Huntap, sebanyak 1.363 unit kini tengah dalam proses konstruksi fisik yang masif.
Bahkan, enam unit prototipe Huntap telah dinyatakan selesai 100% sebagai standar kualitas bangunan yang akan diterima warga nantinya.
Provinsi Aceh kembali menjadi titik prioritas dengan alokasi mencapai 27.104 unit Huntap, mengingat skala kerusakan yang cukup luas di wilayah serambi Mekkah tersebut.
“Penyelesaian Huntara dan Huntap ini adalah prioritas kemanusiaan. Kami ingin memastikan warga memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman sebelum hari raya tiba,” tulis laporan resmi Badan Komunikasi Pemerintah.
Dukungan Dana Tunggu Hunian (DTH)
Sambil menunggu kunci rumah diserahkan, Satuan Tugas Pelaksana Rumah Rakyat (Satgas PRR) memastikan bahwa dapur warga tetap mengepul. Melalui skema Dana Tunggu Hunian (DTH), setiap kepala keluarga menerima bantuan sebesar Rp600.000 per bulan.
Hingga saat ini, manfaat dana tunai tersebut telah dirasakan oleh 10.783 kepala keluarga (KK). Berikut adalah sebaran distribusi penerima bantuan DTH:
- Aceh: 4.884 KK
- Sumatra Utara: 4.151 KK
- Sumatra Barat: 1.748 KK
Penyaluran dana ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang persiapan lebaran di tengah masa transisi pascabencana.(NR)





