Inter Milan ‘Kehabisan Bensin’, Unggul Kilat Tapi Berakhir Lemas Lawan Fiorentina!

Serie A: Drama 40 Detik dan Tangan Ajaib De Gea, The Nerazzurri Tertahan di Kandang Fiorentina 1-1

Florence, Italia – Publik Stadion Artemio Franchi baru saja duduk di kursi mereka ketika gawang tuan rumah sudah terkoyak.

Hanya butuh 40 detik bagi Inter Milan untuk membungkam pendukung Fiorentina lewat sundulan maut Pio Esposito.

Namun, laga pekan ke-30 Serie A ini membuktikan bahwa sepakbola tidak pernah usai sebelum peluit akhir, setelah Fiorentina sukses memaksakan hasil imbang 1-1 dalam drama yang melibatkan penyelamatan spektakuler di detik terakhir.

Hasil ini membuat Inter Milan gagal menjauh lebih jauh dari kejaran rivalnya. Meski sempat mendominasi di awal laga dan menciptakan rentetan peluang emas.

Kelelahan skuat asuhan asisten pelatih Aleksandar Kolarov, yang menggantikan Cristian Chivu yang tengah disanksi, mulai terlihat di paruh kedua.

Awal Sempurna Berujung Frustrasi

Inter Milan sebenarnya memulai laga seperti mesin yang sudah panas. Strategi menarik lawan keluar dan memberikan umpan cepat ke lini depan langsung membuahkan hasil instan melalui kombinasi Barella-Esposito.

  • Gol Kilat: Francesco Pio Esposito mencetak gol di detik ke-40 melalui sundulan bertenaga hasil umpan silang akurat Nicolo Barella.
  • “The Nerazzurri” tampak akan pulang dengan poin penuh dengan gaya main khas mereka, yang mengendalikan tempo.

Namun, memasuki babak kedua, ketajaman Inter mulai tumpul. Kurangnya ketenangan dalam build-up serangan membuat aliran bola ke arah penyerang menjadi tersendat.

  • Fiorentina memanfaatkan celah ini untuk terus menekan hingga akhirnya Cher Ndour membuyarkan kemenangan Inter di menit ke-77.
  • David De Gea melakukan penyelamatan “ajaib” di menit ke-95 untuk menggagalkan peluang emas kedua Esposito, dan menutup laga dengan skor imbang 1-1.

Berbicara setelah laga, Asisten Pelatih Inter Milan, Aleksandar Kolarov mengakui bahwa timnya kehilangan sedikit ketajaman akibat jadwal pertandingan yang sangat padat.

Namun, ia menegaskan bahwa status Inter sebagai pemuncak klasemen masih sangat aman.

“Kami sedikit kurang tajam dan kurang tenang, mungkin karena kelelahan setelah menjalani begitu banyak pertandingan. Kami terbiasa melihat Inter yang mengendalikan permainan, tapi kami masih unggul enam poin di puncak klasemen dan semuanya ada di tangan kami untuk menuntaskan pekerjaan ini,” ujar Kolarov dikutip dari FCIM.

Kolarov juga memberikan kredit khusus bagi Fiorentina yang dianggap tampil sangat kuat dan kompetitif di hadapan pendukungnya sendiri. (*)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *