Seoul, Korsel – Sebuah momen tak terduga mewarnai kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Republik Korea.
Di balik dinding kokoh Istana Kepresidenan, diplomasi yang biasanya kaku dan penuh protokol mendadak menjadi cair dan emosional, berkat kehadiran baju khusus untuk anjing peliharaan.
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Lee Jae Myung di Garden of Sangchungjae tidak hanya membahas soal angka kerja sama strategis.
Namun juga menjadi panggung bagi penganugerahan tanda kehormatan tertinggi, The Grand Order of Mugunghwa, kepada pemimpin Indonesia tersebut.
Hadiah Untuk Bobby
Presiden Prabowo dikenal memiliki pendekatan personal yang kuat. Kali ini, ia membawa buah tangan UMKM berupa keris Bali dan guci keramik Jawa Timur.
Namun, kejutan paling manis adalah saat ia menyerahkan pakaian khusus untuk anjing peliharaan Presiden Lee.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya menceritakan bahwa suasana mendadak penuh tawa saat diketahui anjing peliharaan Presiden Lee ternyata bernama Bobby, sama persis dengan nama kucing kesayangan Presiden Prabowo di Indonesia.
The Grand Order of Mugunghwa

Sementara itu, sebagai bentuk apresiasi atas peran besar Presiden Prabowo dalam mempererat hubungan bilateral menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership, Pemerintah Republik Korea menganugerahkan The Grand Order of Mugunghwa.
Ini adalah penghargaan nasional tertinggi yang hanya diberikan kepada Kepala Negara sahabat atas jasa luar biasa, bagi keamanan dan pembangunan Korea.
Penghargaan mewah yang terdiri dari kalung (collar), pita, bintang, hingga bros bertabur batu permata ini, menyejajarkan Presiden Prabowo dengan tokoh dunia lainnya seperti mendiang Ratu Elizabeth II dan Emmanuel Macron.
Diplomasi modern kini tidak lagi hanya soal hitam di atas putih. Melalui peristiwa di Seoul ini, Indonesia menunjukkan bahwa ketulusan dalam hubungan personal antar-pemimpin dapat menjadi fondasi yang lebih kokoh bagi kerja sama antar-negara.
“Diplomasi bukan sekadar rapat, tetapi bagaimana hubungan personal dapat membekas baik di hati,” pungkas Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya. (AW)





