Porto Sia-Sia Hujani Forest 16 Tembakan, ‘Sang Naga’ Terluka Akibat Blunder Sendiri!

Europa League: Gol Bunuh Diri Konyol, Porto Ditahan Imbang Nottingham Forest 1-1

Porto, Portugal FC Porto harus puas berbagi angka 1-1 saat menjamu wakil Inggris, Nottingham Forest, pada laga leg pertama perempat final UEFA Europa League, Jumat (10/04/26) dinihari.

Bertanding di Estadio do Dragao, tim berjuluk The Dragons ini sebenarnya mendominasi penuh jalannya pertandingan.

Namun sebuah gol bunuh diri aneh dari Martim Fernandes, membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata.

Hasil imbang ini membuat langkah Porto ke semifinal kian berat, karena harus menentukan nasib di kandang lawan pekan depan.

Dominasi Total Berujung Petaka

Sejak peluit pertama dibunyikan, Porto langsung tancap gas. Mereka mengurung pertahanan Nottingham Forest dan menciptakan serangkaian peluang emas melalui Borja Sainz dan Terem Moffi.

Meski kiper lawan, Stefan Ortega, tampil gemilang, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-11.

  • Gol Pembuka: William Gomes mencetak gol mudah, setelah menerima umpan silang akurat dari Gabri Veiga hasil kerja sama tim yang rapi.
  • Gol Bunuh Diri Aneh: Hanya berselang dua menit, Martim Fernandes melakukan back pass terlalu keras yang gagal diantisipasi kiper Diogo Costa, membuat skor menjadi 1-1.
  • Cedera Fernandes: Nasib buruk Fernandes berlanjut. Ia harus ditarik keluar lapangan lebih awal setelah mengalami cedera pergelangan kaki akibat insiden pelanggaran terhadap Dan Ndoye.
FC Porto vs Nottingham Forest – Foto: Dok. Portugoal

Memasuki babak kedua, skuat asuhan Francesco Farioli terus menggempur pertahanan Forest. Masuknya pemain baru di kedua kubu melalui pergantian pemain massal di menit ke-59 tidak mengubah papan skor.

Porto tercatat melepaskan 16 tembakan dengan 8 di antaranya tepat sasaran, jauh mengungguli Nottingham Forest yang hanya mencatatkan 2 tembakan ke gawang.

Kurangnya ketenangan di depan gawang menjadi biang keladi kegagalan sang wakil Portugal, untuk mengamankan kemenangan di kandang sendiri.

Meski merasa dirugikan oleh hasil imbang, Porto masih memiliki peluang besar untuk lolos. Mereka pernah bertandang ke City Ground musim ini dan memiliki catatan yang cukup baik.

Farioli kini berharap pada pulihnya Rodrigo Mora, untuk menambah daya dobrak dan kreativitas tim yang sangat dirindukan.

Di sisi lain, laga ini menjadi momen emosional bagi manajer Nottingham Forest, Vítor Pereira. Kembali ke stadion yang pernah ia bawa menjuarai liga dua kali beruntun pada 2012 dan 2013, Pereira mendapatkan sambutan hangat dari publik Porto sebelum laga dimulai.

Namun, sambutan manis itu kini berubah menjadi tantangan besar bagi Porto untuk menyingkirkan mantan pelatih mereka di leg kedua nanti. (*)

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *