Bologna, Italia – Aston Villa berhasil mengamankan kemenangan krusial 3-1 atas Bologna dalam laga leg pertama perempat final UEFA Europa League yang digelar di Stadio Renato Dall’Ara, Jumat (10/04/26) dinihari.
Meski sempat tertekan dominasi tuan rumah di babak pertama, ketajaman Ezri Konsa dan brace dari Ollie Watkins sukses memastikan kemenangan perdana Villa di tanah Italia sejak tahun 1994.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi skuat asuhan Unai Emery, sebelum menjamu kembali wakil Italia tersebut di Villa Park pekan depan.
Kebangkitan Underdog di Italia
Tampil di hadapan publik Bologna yang fanatik, Aston Villa sempat goyah di awal pertandingan. Bologna yang memegang rekor 11 laga tak terkalahkan, langsung memborbardir pertahanan Villa. Namun, keberuntungan tampaknya memihak tim tamu malam itu.
- VAR & Tiang Gawang: Gol Santiago Castro untuk Bologna dianulir VAR karena offside, sementara tendangan Lewis Ferguson membentur mistar gawang.
- Gol Pemecah Kebuntuan: Di menit ke-44, Ezri Konsa memanfaatkan kesalahan kiper Federico Ravaglia yang gagal menghalau sepak pojok Youri Tielemans untuk membawa Villa unggul 0-1.

- Ketajaman Watkins: Ollie Watkins mencetak brace dan menjadi gol ke-98 untuk klub pada menit ke-51, dan menggenapkannya menjadi gol ke-99 lewat sontekan di masa injury time (90+4′).
- Balasan Telat: Jonathan Rowe sempat memperkecil ketertinggalan Bologna di menit ke-90, sebelum akhirnya Watkins membalas dengan instan dan menutup skor 3-1.
Pencetak Brace, Ollie Watkins mengakui bahwa Villa sempat “beruntung” bisa unggul di babak pertama. Striker berusia 30 tahun tersebut mengungkapkan bahwa atmosfer ruang ganti saat jeda menjadi kunci kemenangan mereka.
“Babak pertama mereka sangat dominan. Saya bilang ke teman-teman saat jeda: ‘Ayo bangun, kita perlu sadar!’. Gol dari bola mati itu benar-benar meredam intensitas mereka,” ujar Watkins dikutip dari AVFC.

Manajer Aston Villa, Unai Emery pun menyuarakan rasa puasnya meski mengakui timnya tidak dalam performa terbaik secara teknis di babak pertama.
“Ini hasil yang fantastis untuk 2.500 suporter kami yang hadir di sini. Kami memegang kendali di 30 menit awal babak kedua, namun babak ini belum berakhir. Kami harus tetap menghormati mereka di Villa Park,” tegas Emery.
Kemenangan delapan kali berturut-turut di ajang Europa League ini, menempatkan Aston Villa dalam posisi yang sangat diunggulkan.
Namun, sejarah pertemuan kedua tim di mana Villa hanya menang tipis 1-0 dalam dua musim terakhir di kandang, menjadi alarm waspada bagi skuat Emery.
Keunggulan dua gol ini memang mewah, namun intensitas Serie A yang ditunjukkan Bologna membuktikan bahwa mereka bukan lawan yang mudah menyerah.
Watkins kini hanya butuh satu gol lagi untuk mencatatkan namanya dalam buku sejarah klub sebagai pencetak 100 gol, sebuah ambisi yang kemungkinan besar akan ia kejar habis-habisan di hadapan publik Birmingham. (*)
Baca juga :





