Paku Emas di BSD: Upaya Hentikan ‘Piknik Medis’ Orang Indonesia ke Luar Negeri!

Mengintip Medical Suites Digital Hub (D-HUB SEZ), Benteng Kesehatan Berstandar Biosafety Level 2

Kab. Tangerang – Di atas lahan yang dulunya hanya berupa hamparan tanah di pinggiran Jakarta, sebuah struktur megah baru saja mencapai puncaknya.

Sinar Mas Land resmi melakukan prosesi topping off Medical Suites di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten, BSD City.

Langkah ini bukan sekadar seremoni konstruksi biasa, melainkan jawaban nyata atas ambisi besar Indonesia untuk menahan aliran devisa kesehatan ke luar negeri, dengan menghadirkan pusat medis berstandar global di tanah air.

Medical Suites di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten, BSD City

Seremoni penutupan atap ini dihadiri jajaran petinggi, termasuk Rizal Edwin Manansang (Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK) dan Anna Budiman (CEO Commercial BSD Sinar Mas Land).

Dengan penanaman paku emas, Medical Suites secara simbolis siap menjadi tulang punggung ekosistem kesehatan terintegrasi yang menggabungkan layanan medis, riset, dan pendidikan di jantung D-HUB Special Economic Zone (SEZ).

Magnet Investasi di Tengah Transformasi Medis

Keberhasilan Medical Suites mencapai tahap akhir konstruksi menjadi bukti nyata percepatan investasi di KEK ETKI Banten.

Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang

Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang mengungkapkan bahwa sejak beroperasi November 2025 lalu, kawasan ini telah mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 1,19 Triliun hanya dalam kurun waktu satu bulan hingga Desember 2025.

“Momentum ini menunjukkan kemajuan nyata dalam pengembangan ekosistem kesehatan kita. Kami mengajak semua pihak untuk mempercepat pengembangan ini agar layanan kesehatan internasional tersedia di dalam negeri, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata,” ujar Edwin.

Fasilitas Canggih Standar Biosafety Level 2

Medical Suites dirancang sebagai gedung enam lantai dengan luas bangunan mencapai 20.000 m².

Menariknya, gedung ini tidak hanya menawarkan ruang kantor medis biasa, tetapi juga spesifikasi teknis tinggi yang jarang ditemukan di fasilitas komersial umum:

Medical Suites di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten, BSD City
  • Layanan Siap Pakai: Unit fleksibel mulai dari 200 m² hingga 2.600 m² untuk investor lokal dan asing.
  • Keamanan Terjamin: Memiliki standar Biosafety Level 2 (BSL-2) untuk operasional laboratorium yang aman.
  • Infrastruktur Andal: Dilengkapi full genset backup dan kapasitas beban lantai tinggi, guna menampung peralatan medis berat berteknologi tinggi.
  • Target Operasional: Gedung ini dijadwalkan mulai melayani pasien dan periset pada kuartal IV 2026.

Surga Insentif Investor Lokal & Global

Berada di dalam kawasan KEK memberikan keuntungan eksklusif yang tidak dimiliki fasilitas kesehatan di luar zona ini.

Para investor yang masuk ke Medical Suites dapat menikmati berbagai “karpet merah” regulasi, mulai dari pembebasan PPh Badan, PPN, hingga bea masuk alat kesehatan.

Selain itu, terdapat kemudahan izin praktik bagi tenaga medis asing dan fleksibilitas impor obat-obatan, yang selama ini sering menjadi kendala bagi pemain medis internasional di Indonesia.

Anna Budiman, CEO Commercial BSD, SML

Anna Budiman, CEO Commercial BSD Sinar Mas Land menekankan bahwa Medical Suites akan menjadi living ecosystem.

“Setelah sukses dengan Biomedical Campus, Medical Suites diharapkan menjadi benchmark baru yang kompetitif di tingkat regional. Kami ingin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi kesehatan berkualitas tinggi,” tegasnya.

Lokasi Medical Suites tidak berdiri sendiri, namun dikelilingi ekosistem gaya hidup BSD City, mulai dari pusat perbelanjaan seperti AEON Mall dan The Breeze, hingga institusi pendidikan internasional seperti Monash University Indonesia dan Wellington College.

Mobilitas menuju lokasi pun sangat strategis berkat integrasi tol Serpong-Balaraja dan jaringan KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk.

Dengan rencana kehadiran jalur MRT Lebak Bulus–Serpong di masa depan, konektivitas kawasan ini akan semakin tak tertandingi bagi para ahli medis maupun pasien dari mancanegara.

Fritz Simatupang (Tetra Konstruksindo), Lindawaty (COO D-HUB SEZ), Rizal Edwin Manansang (Plt. Sekjen Dewan Nasional KEK), Monik William (DG CEO TD SML), Herry Hendarta (DG CEO SDA SML), Teky Mailoa (CEO AM SML), & Anna Budiman (CEO Commercial BSD SML) melakukan seremoni penanaman paku emas Topping Off Medical Suites

Ketika paku emas itu tertanam, Indonesia seolah sedang memantapkan fondasi baru dalam sejarah medisnya.

Kini, pusat inovasi medis kelas dunia itu bukan lagi sekadar sketsa di atas kertas, melainkan sebuah realitas yang siap mengubah wajah kesehatan Indonesia selamanya. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *